Haru, Ayah Rela Tempuh 105 Km dengan Sepeda Demi Antar Anaknya ke Sekolah

Vina Oktiani - wolipop Senin, 24 Agu 2020 10:30 WIB
Shobhram bersama anaknya Shobhram Bersama Anaknya / Foto: Twitter
Jakarta -

Rasa sayang orangtua kepada anak-anaknya memang tidak terhingga. Mereka bahkan rela melakukan apapun demi memastikan bahwa anak-anaknya bisa hidup dengan layak dan memiliki masa depan yang cerah. Hal itu yang juga dilakukan oleh seorang ayah yang berasal dari India.

Seperti dikutip dari India Times, karena tidak tersedianya transportasi umum selama pandemi Corona, seorang ayah rela mengayuh sepedanya dan melakukan perjalanan 105 km jauhnya demi mengantar putranya ke sekolah. Ayah yang bernama Shobhram itu sendiri bukanlah orang yang berpendidikan tinggi, namun dirinya menyadari dan paham seberapa besar pentingnya pendidikan.

Itulah mengapa Shobhram rela menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda demi mengantar putranya yang duduk di kelas 10 agar tetap bisa mengikuti ujian tambahan di sekolahnya. Shobhram ingin putranya itu bisa belajar dengan giat dan tidak menyia-nyiakan setahun penuh sekolahnya hanya dengan melewatkan ujian tambahan tersebut.

Shobhram bersama anaknyaShobhram bersama anaknya Foto: Twitter

Semenjak pandemi Corona, pria berusia 30 tahun itu memang mengaku mengalami kesulitan untuk memperoleh penghasilan. Oleh karena itu dirinya lebih memilih untuk menggunakan sepeda untuk mengantar anaknya.

"Tidak ada sarana transportasi, termasuk bus, yang tersedia karena situasi virus corona yang ada. Tetapi jika saya melewatkan kesempatan ini, maka satu tahun putra saya akan sia-sia. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membawanya untuk mengikuti ujian dengan sepeda. Lagipula, kami tidak punya uang atau bahkan sepeda motor. Tidak ada yang membantu. Tetapi untuk meningkatkan kehidupan anak saya, saya membawanya ke Dhar untuk hadir dalam ujian dengan sepeda," jelas Shobhram.



Tidak hanya itu saja, Shobhram bersama anaknya juga membawa makanan dan barang-barang lain yang diperlukan selama dua atau tiga hari berada di Dhar. Shobhram menjelaskan, "Kami mulai pada hari Senin dan setelah menghabiskan beberapa jam malam di kota Manawar, kami mencapai Dhar pada hari Selasa pagi tepat sebelum ujian dimulai."

Dedikasi dari ayah yang satu ini sangat patut diacungi jempol. Walaupun mendapat lebih banyak rintangan saat pandemi Corona melanda, dirinya tetap gigih mengantarkan sang anak demi bisa mendapatkan pendidikan yang tinggi. Bagaimana menurutmu?

(vio/vio)