Shandy Aulia Bantah Bayinya Kurang Gizi, Ungkap Alasan MPASI di Usia 4 Bulan

Eny Kartikawati - wolipop Selasa, 14 Jul 2020 15:08 WIB
shandy aulia Momen Shandy Aulia memberikan anaknya Claire, MPASI pertamanya. Foto: Instagram @shandyaulia
Jakarta -

Shandy Aulia diserbu kritikan ibu-ibu di Instagram dan channel YouTube miliknya setelah mengunggah konten memberikan bayinya Claire Herbowo MPASI di usia empat bulan. Kritikan juga menyerbu Shandy karena bintang film cantik itu memberikan anaknya madu.

Dalam konten YouTube, Shandy Aulia sebenarnya sudah menjelaskan alasannya memberikan Claire MPASI di usia empat bulan. Shandy mengaku melakukan hal itu setelah berkonsultasi ke dokter anak dan dokter gizi.

"Awalnya aku juga cukup bingung, tapi aku banyak konsultasi dokter dan baca. Dokter anak yang selama ini menangani Claire bilang Claire sangat dipersilakan sebelum enam bulan. Karena daya mengecapnya sudah baik dan Claire sudah mau. Tapi kembali lagi setiap anak berbeda-beda tidak bisa disamakan," tutur Shandy di video YouTube yang diunggahnya pada 11 Juli 2020.

Mengenai pemberian madu, Shandy Aulia juga sudah mengatakan dalam videonya bahwa madu yang diberikannya pada campuran MPASI Claire sangat sedikit. Dia juga mengklaim sudah berkonsultasi pada dokter terkait pemberian madu untuk anaknya ini.

Meski sudah mengatakan semua yang dilakukannya itu atas izin dan konsultasi dengan dokter, kritikan tetap menyerbu Shandy Aulia. Para ibu yang menuliskan kritik di halaman komentar Instagram dan YouTube Shandy menganggap apa yang disampaikan bintang film Eiffel I'm In Love itu bisa menyesatkan. Terutama karena tidak semua ibu bisa memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau dokter gizi.

Shandy AuliaShandy Aulia memberikan bayinya Claire MPASI di usia empat bulan. Foto: Instagram @shandyaulia

"Bebas sih Mba mau ngasih madu atau apapun untuk anaknya, tapi tolong jangan di posting untuk konsumsi publik. Gak semua orang paham & tahu tentang ilmu MPASI, dan nggak semua orang mampu untuk datang ke RS hanya sekedar konsultasi kepada ahlinya (dokter spesialis anak / gizi anak). Semoga gak ada satupun fans / followers anda yang ikut2an ngasih madu untuk anak yg belum 1 Tahun. Aamiin...," tulis satu netizen ibu-ibu.

""Jangan dijadikan patokan y ibu2, bukan berarti apa yg dilakuin shady terhadap baby claire cocok dgn kondisi baby lain.. karna kondisi baby beda2 casenya.. tetep kudu konsul dsa..," tulis pengguna YouTube dengan nama akun Fitria.

Setelah diserbu berbagai kritikan, Shandy Aulia langsung memberikan klarifikasi di akun Instagramnya @shandyaulia. Shandy memberikan penjelasan melalui tiga unggahan terpisah.

Berikut penjelasan Shandy Aulia mengenai keputusannya memberikan anaknya MPASI di usia empat bulan, hampir lima bulan. Istri David Herbowo itu membantah dia memberikan Claire MPASI karena sang anak kurang gizi atau stunting:

Hiiiii seluruh Ibu-ibu terbaik Indonesia 😊
Terima kasih untuk setiap perhatian dan pendapat apapun itu mengenai keputusan saya MPASI anak saya @missclaireherbowo untuk memberikan MPASI pada usia 4 bulan mendekati 5 bulan pada 12 July ini.
Sebagai ibu jelas saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya, terbaik untuk saya bukan artinya terbaik untuk semua ibu-ibu di Indonesia ini, jadi PERASAAN TERBAIK itu kembali lagi pada setiap pribadi dan cara kita memandangnya😊
Sebelum saya memberikan MPASI saat usia Claire belum 6 bulan tentunya bukan keputusan iseng ataupun tanpa dasar konsultasi pada Dokter yang sudah berpengalaman, tidak hanya pengalaman pada teori saja tapi juga jangka jam terbang dokter yang sudah bisa saya percayakan😊
Pemberian MPASI pada @missclaireherbowo bukan karena kurang berat badan ataupun kurang gizi / stuning. Kondisi Claire untuk berat badan dalam kondisi BAIK dan SEHAT. Bila menurut Ibu-Ibu Indonesia anak sehat itu ciri utamanya HARUS MONTOK harus seperti Roti sobek dan pipi yang cubby baru bisa ada rasa nyaman dan tenang pada si ibu dan bayi silakan saja😊 tapi untuk Claire saya nyaman dan tenang dengan berat anak saya sekarang ini😊 karena cara pandang saya BAYI SEHAT tidak harus dengan tampak BOBOT yang MONTOK dan GENDUT😊
APA ITU BAYI KURANG GIZI ?
Pertumbuhan bayi tidak berjalan seperti yang seharusnya, berat badan bayi tidak bertambah
Bayi mengalami perubahan perilaku, seperti merasa gelisah dan sering rewel
Mudah merasa lelah dan tidak aktif karena persediaan energi kurang optimal ketimbang bayi seusianya.
Dan untuk @missclaireherbowo tidak ada satupun ciri-ciri bayi kurang gizi😊
Bila Claire lebih mungil dan tidak MONTOK seperti bayi Ibu-ibu pada umum lainnya bukan berarti anak saya KURANG GIZI 😊
Kalau ada pemikiran BAYI di nilai harus MONTOK baru terlihat bergizi silakan saja, semua memiliki cara PANDANG berbeda-beda.
Tapi untuk Claire saya sudah mengucap syukur dan nyaman dengan pertumbuhan anak saya yang SEHAT. Saya tidak menekan diri saya dan anak saya untuk HARUS TARGET MONTOK 😊
Karena bagi saya yang terpenting pertumbuhan anak saya SEHAT dan NORMAL 😊

Pentanyaannya mengapa Claire MPASI sebelum usia 6 bulan?
seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, saya sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Anak
( Dr. Eric Gultom Sp A.(K) dan dengan Dokter Gizi @dr.sam_oetoro ) perihal MPASI pada claire saat ini, jadi bukan hanya keputusan SOK TAU saya😊 saya percaya kepada beliau-beliau ini karena bukan dokter kemarin sore yang asal memberikan penjelasan pada setiap pasiennya tanpa penjelasan yang akurat😊
pada akhirnya kitalah sebagai orangtua yang menentukan mana pilihan yang terbaik untuk anak kita.
Setiap Ibu memiliki keyakinan INSTING dan pilihan dokter yang bisa di percaya secara pribadi 😊
Pastikan juga berkonsultasi pada beberapa dokter supaya tidak hanya 1 pendapat saja, karena saya juga berkonsultasi tidak hanya dengan 1 dokter.
MPASI lebih dini adalah sebuah pilihan mutlak dari seorang ibu bila memang kondisi bayi siap untuk MPASI tentunya dengan berkonsultasi dulu pada dokter ahlinya dan juga dengan pantauan dokter.
Termasuk pilihan menu MPASI yang saya berikan pada Claire saat ini sudah saya konsultasi baik-baik dengan Dokter Gizi.
Saya memilih untuk FULL ASI dan di sertai MPASI di usia Claire belum 6 bulan ( TIDAK SUFOR) adalah keputusan dan bentuk cara saya merawat Claire. dan yang terbaik menurut versi saya untuk anak saya.😊
Bila ada komentar yang pada akhirnya Judgemen dan assumptions silakan saja.
Karena apapun yang saya sharing dalam media sosial bukan bertujuan untuk Ibu-ibu harus mengikuti cara langkah saya merawat anak.😊
Jadi alangkah baiknya setiap kita yang sudah menjadi IBU yukkk FOKUS pada DIRI SENDIRI untuk merawat anak dengan caranya masing-masing. Karena setiap IBU memiliki cara merawat dan mendidik anak BERBEDA 😊
Tapi bertujuan SATU ingin memberikan yang terbaik bagi anak kita. Bila tidak sejalan bukan artinya kita IBU yang BURUK kan? 😊
My baby my rules, your baby you rules😊
Apapun keputusan IBU-IBU untuk anaknya yukkk kita saling menghargai❤️
So MPASI sebelum usia 6 bulan bukan artinya hanya indikasi kurang gizi yaaaa😅☺️😘.

[Gambas:Instagram]

Dan berikut penjelasan Shandy Aulia mengenai keputusannya mencampurkan madu ke dalam MPASI pertama Claire yang baru berusia empat bulan:

Hiii Ibu-Ibu terbaik Indonesia!😊
MADU OH MADU! 😅
Karena semakin banyak yang berkomentar mengenai pilihan MPASI saya untuk memberikan Claire sedikit madu. Baiklah saya memberikan penjelasan😊
Saya memberikan madu pada campuran MPASI claire hanya sangat sangat sedikit bisa di katakan tidak mengurangi rasa sedikitpun Avocado, saya memberikan madu sudah berkonsultasi pada dokter gizi terlebih dahulu😊 selama madu murni yang di gunakan sudah melewati proses penyaringan berulang kali dan di gunakan hanya sedikit sekali boleh boleh saja😊
Adapun yang beranggapan bila madu berbahaya untuk anak di bawah 1 tahun ya memang bisa terjadi tetapi seberapa banyak madu yang di gunakan? kualitas madu seperti apakah yang di gunakan? 😊 pastinya saya memberikan kualitas yang sudah aman, bukan madu murni yang baru saja di ambil pada sarangnya😊 jelas belum ada penyaringan sedikitpun tidak boleh😊 saya menggunakan madu untuk sedikit menetralkan rasa Avocado yang cenderung ada rasa pahit 😊 dan BENAR BENAR hanya sedikit😊
Mengapa sedikit karena bila terlalu manis akan merusak POLA makan anak itu sendiri yang cenderung nantinya lebih menyukai makanan yang manis manis saja. Saya memahami betul apa yang saya berikan pada anak saya bukan asal asalan tanpa mengerti apa yang saya berikan 😊
Tapi apa bila cara saya tidak sesuai dengan cara Ibu-ibu lainnya, bukan artinya saya tidak BECUS menjadi Ibu bagi anak saya kan?😊
Kita tidak menjadi Ibu seorang diri di muka bumi ini😊 begitu banyak ibu ibu yang menjadi ibu, termasuk ibu saya sendiri.
Akan ada perbedaan pendapat dan rasa aman/secure dalam hal merawat anaknya masing-masing & apa bila tidak sepaham dan sejalan dalam pandangan kita merawat anak, mengapa harus saling menyakiti dalam tutur kata dan merasa paling yang terbaik menjadi seorang IBU?😊
Baiklah kita belajar menjadi yang terbaik bagi anak kita😊 BUKAN MENJADI SOK PALING TERBAIK DI ANTARA SESAMA IBU-IBU😊 Yukkk FOKUS pada anak JANGAN FOKUS pada menDIKTE anak orang lain.
Sekedar sharing boleh yaaa tapi jangan jadikan suatu hal merasa paling BENAR😊
Soal Madu pada anak MPASI kembali lagi pada MASING-MASING pilihan kita. Dan yang paling penting jangan sampai IBU-IBU di MADU yaa☺️😆 itu paling bahaya!😂

Meski sudah dijelaskan panjang lebar oleh Shandy Aulia, para ibu tetap menyerbu unggahan sang aktris dengan kritikan. Mengenai pemberian madu pada bayi di bawah usia enam bulan ini menurut para ibu tidak sesuai dengan rekomendasi sebagian besar dokter anak.

"Halo Shandy,,,aku yakin pertimbangan MPASI berdasarkan advice dokter. Memang MPASI bisa dimulai dr 4 bulan tgantung kondisi baby. Ketika kita stay di Spanyol pediatrician kt juga menyarankan u. mulai memberikan MPASI u. Anak kt yg waktu itu berusia 4 bulan. Memberikan madu u. baby dibawah 1 tahun tidak diperbolehkan, di Spanyol & Jepang punya peraturan yg sama (saat ini kt berdomisili di Jepang).

Bukan berarti madu yg dikasih kualitas buruk ya, tp krn madu mengandung bakteri yg bisa membahayakan baby. Bahaya madu untuk baby dibawah usia 1 tahun sudah dipublikasikan di berbagai scientific journal. Oh ya, Spanyol & Jepang adalah OECD countries, kualitas fresh & processed food tentunya jauh diatas Indonesia. Bayangkan negara2 yg kualitas makanannya yg jauh di atas Indonesia tidak memperbolehkan madu jenis / merek apapun u. Baby di bawah 1 tahun.

Science evolves based on facts & findings. Bertahun - tahun yg lalu memang tidak ada findings/penemuan tentang bahaya madu u. baby di bawah 1 tahun. Kl di Jepang & Spanyol, segala sesuatu yg sudah di publikasikan o. Kemenkes harus dipatuhi krn publikasi kemenkes bukan seperti blog tanpa didukung fakta.

Di negara2 maju, kalau sudah ada informasi / panduan resmi dr instansi terkait, ortu tidak menuruti panduan tsb, lalu tjadi sesuatu pd anak, negara bisa menuntut ortu. Aku prihatin di Indonesia informasi tentang madu ini masih terbatas pdhal sudah beberapa tahun ditemukan bakteri pada madu. Sayang sekali ya, pdhal jumlah baby di Indonesia banyak sekali. Aku bukan berniat menggurui, sekedar berbagi pengalaman informasi dr pediatrician di Spanyol & Jepang," tulis netizen dengan nama akun Instagram @tiptoeingworld.

Shandy Aulia sendiri kini memilih tidak meneruskan membalas berbagai kritikan ibu-ibu tersebut. Postingan Instagram terbarunya kini mengenai putrinya, Claire Wibowo yang sudah berusia lima bulan. Dalam salah satu video baru yang diunggahnya, Shandy dan suaminya David Herbowo tampak berpose bahagia mencium Claire.



Simak Video "Yuk Intip Proses Pembuatan Sepatu Rajut Lokal!"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/hst)