Sukses di Film 365 Days, Aktor Michele Morrone Jadi Model Miliaran Rupiah

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 10 Jul 2020 08:21 WIB
ROME, ITALY - OCTOBER 18: Michele Morrone attends the Bar Giuseppe red carpet during the 14th Rome Film Festival on October 18, 2019 in Rome, Italy. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images for RFF) Foto: Getty Images for RFF/Vittorio Zunino Celotto
Jakarta -

Aktor Michele Morrone namanya seketika jadi populer setelah membintangi film 365 Days yang tayang di Netflix. Kini, aktor bertubuh seksi itu mendapatkan tawaran model dengan kontrak bernilai fantastis.

Seperti dikutip dari TMZ, Michele Morrone akan menjadi model dengan kontrak senilai ribuan dollar atau miliaran rupiah. Pria 29 tahun itu akan menjadi model untuk desainer Paul Marciano.

Michele tampaknya akan menjadi brand ambassador untuk rumah model tersebut. Tak hanya melakukan syuting dan pemotretan iklan, aktor asal Italia itu ke depannya akan tampil di fashion show Paul Marciano.

Michele MorroneMichele Morrone Foto: Instagram/@iamichelemorroneofficial

Karier Michele Morrone melonjak setelah membintangi film erotis kontroversial tersebut. Dalam film tersebut, Michele Morrone berperan sebagai Massimo. Semua mata tertuju padanya karena tubuh Michele yang atletis.

Michele Morrone tak menyangka bahwa kini menjadi sangat populer dan mendadak kaya. Sebelumnya, Michele hanyalah tukang kebun dengan penghasilan yang kecil.

Meski film 365 Days cukup sukses, namun banyak kritik di baliknya. Kini, ada petisi yang meminta agar film tersebut dihapus dari Netflix.

Lewat situs Change.org, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 70 ribu orang. Dalam petisi tersebut tertulis bahwa film tersebut dianggap sebagai ejekan bagi para korban dan penyintas kekerasan seksual dan pelecehan.

"Bagi mereka yang telah menonton, kita tahu bahwa dia berbicara tentang perdagangan anak, membius, memenjarakannya, melakukan kekerasan seksual, dan melakukan hubungan seks tanpa persetujuan," isi petisi tersebut.

Ditambahkan bahwa film tersebut memperlihatkan taktik Michele Morrone melakukan pelecehan seksual seperti gaslighting, paksaan reproduksi dan sindrom Stockholm. Istilah tersebut diartikan sebagai respon psikologis dimana dalam kasus-kasus tertentu para sandera penculikan menunjukkan tanda-tanda kesetiaan kepada penyanderanya tanpa peduli dengan bahaya atau risiko yang telah dialami oleh sandera itu.



Simak Video "Gemas! Melihat Anjing-anjing Melenggang Cantik Bak Model"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)