Dapat Rp 45 T Hasil Cerai, Eks Istri Bos Vaksin Jadi Wanita Terkaya di Asia

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 26 Jun 2020 13:40 WIB
Ilustrasi Dolar AS Ilustarasi perceraian. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pattanaphong Khuankaew)
Shenzhen -

Bagi orang tertentu, perceraian terkadang bisa menguras kekayaan. Seperti halnya yang dialami Du Weimin, seorang bos perusahaan produsen vaksin di China.

Du Weimin harus merelakan sebagian dari hartanya setelah bercerai dari sang istri, Yuan Liping.

Seperti dikabarkan South China Morning Post baru-baru ini, sebuah dokumen tertanggal 29 Mei menyebutkan, pemimpin Shenzhen Kangtai Biological Products tersebut harus mentransfer 161,3 juta lembar saham perusahaan kepada Yuan menyusul perceraian mereka.

Saham tersebut diperkirakan bernilai US$ 3,2 miliar atau sekitar Rp 45 triliun. Mendadak bergelimang harta, Yaun Liping pun disebut menjadi salah satu wanita terkaya di Asia.

Kepemilikan saham itu berada di tangan Yuan Liping sepenuhnya. Akan tetapi, berdasarkan perjanjian, mantan suaminya tetap punya hak untuk terlibat dalam pengolahannya.

Nilai saham Kangtai sempat naik berlipat ganda dalam beberapa tahun terakhir. Tren tersebut terus berlanjut ketika Kangtai mengumumkan rencana pengembangan vaksin virus Corona.

Adapun valuasi perusahaan tersebut berada di angka US$ 13 miliar, meskipun harga sahamnya turun sekitar 3,6 persen tak lama setelah perceraian Du Weimin dan Yuan Liping.



Perceraian tersebut tentunya berdampak pada harta kekayaan Du Weimin. Jumlahnya merosot sekitar 50 persen, dari US$ 6,5 miliar menjadi US$ 3,1 miliar.

Berkebangsaan Kanada, perempuan 49 tahun ini tinggal di Shenzhen, China, dan pernah menjadi direktur di Kangtai pada Mei 2011 - Agustus 2018.

Yuan Liping pernah dua kali menjabat sebagai general manager di perusahaan farmasi Beijing Minhai Biotechnology. Ia mengantongi gelar sarjana ekonomi dari University of International Business and Economics di Beijing.

Sementara tiu, Du Weimin yang lahir 56 tahun lalu berasal dari keluarga petani. Setelah menempuh studi kimia di bangku kuliah, ia mulai mengawali kariernya di sebuah klinik, lalu menjadi sales manager di sebuah perusahaan farmasi.



Pada 2009, Kangtai mengakuisisi Minhai, perusahaan yang Du Weimin dirikan pada 2004, sebelum akhirnya memimpin entitas tersebut.

Perceraian 'mahal' ini bukan kali pertamanya terjadi di Asia. Akhir tahun lalu, konglomerat Korea Selatan Chey Tae-won harus menghadapi gugatan cerai dengan imbalan 42,3 persen saham dari perusahaannya yang bernilai US$ 1,2 miliar.

Di luar Asia, ada nama MacKenzie Bezos, mantan istri bos Amazon, Jeff Bezos, yang perceraiannya disebut-sebut memecahkan rekor termahal di dunia.

Berstatus janda, MacKenzie kaya mendadak karena mendapat bagian 4 persen dari saham Amazon. Berharta US$ 48 juta, ia kini menjadi wanita terkaya nomor empat di dunia.



Simak Video "Tips Ungkapkan Rasa Cinta ke Orang Tua"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)