Iseng! Mahasiswa Gabut karena Corona Hitung Jilatan untuk Habiskan Lolipop

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 11 Mei 2020 13:04 WIB
portrait of handsome blond man licking on heart shaped lollipop Ilustrasi. Foto: dok. iStock
Chester -

Pandemi COVID-19 membuat banyak orang harus menghabiskan waktunya di rumah saja demi mencegah penyebaran virus. Tapi, terlalu lama berada di rumah tentu merasa sangat bosan. Seperti dialami oleh mahasiswa asal Inggris ini yang bosan berada di rumah selama masa pandemi COVID-19. Ia pun melakukan kegiatan tak terduga.

James Hunt, seorang mahasiswa teknik mengaku sangat letih dan bosan dengan kehidupan karantina, sehingga ia melakukan eksperimen untuk menghitung berapa kali dirinya harus menjilat permen lolipop sampai habis. Awalnya James mengira bahwa lolipop Chupa Chups rasa strawberry ini akan habis dalam 250 jilatan, namun permen tersebut bertahan sampai ribuan jilatan dan membuat lidahnya sakit.

"Sebagai seorang anak kamu cenderung bertanya-tanya tentang hal-hal seperti itu, tapi kami punya banyak waktu sekarang untuk duduk dan melakukan banyak hal acak," kata James seperti dilansir Unilad.

IlustrasiIlustrasi Foto: dok. iStock

Pria berusia 23 tahun dari Chester ini menjelaskan bahwa misi itu lahir dari kebosanan semata. Setelah melihat permen lolipop, ia pun menjadi semakin ingin tahu berapa waktu yang dibutuhkan untuk menjilati lolipop tersebut.

"Biasanya kita kalau makan lolipop selalu diemut sehingga bagian saliva terasa manis dan lolipop cepat habis. Tapi ketika saya mulai menjilati lolipop ini satu persatu sampai 500 kali, lidah saya mulai sakit bahkan tubuh saya mulai gemetar secara tiba-tiba," jelas James.

James menghabiskan waktu hampir dua jam untuk menjilati Chupa Chups rasa stroberi. Ia pun memberi tahu bahwa permen lilipopnya habis setelah dirinya menjilat sebanyak 1.417 kali.

"Saya bosan jadi sekarang kamu tahu berapa banyak waktu yang dibutuhkan seorang pria berusia 23 tahun untuk menjilat permen lolipop. Spoiler, ini 1.417 jilatan. Saya akan membutuhkan lebih banyak data, jadi jangan ragu untuk memposting temuan Anda," tulis James di Facebook



Simak Video "Perceraian Meningkat saat Pandemi, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)