Kisah Pria Cari Ayahnya yang Hilang, Ditemukan Menggelandang di Video TikTok

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 09 Mei 2020 13:38 WIB
Desperate man sitting in the tunnel. Foto: Getty Images/baona
Jakarta -

Seorang pria berusaha mencari ayahnya yang sudah menghilang lebih dari sepuluh tahun. Bertekad untuk bisa berkumpul bersama, ia bahkan sampai berhenti dari pekerjaan selama proses pencarian. Tak disangka pria asal China itu berhasil menemukannya dari media sosial TikTok. Dalam video, ayahnya hidup kumuh seperti gelandangan yang hati.

Sejumlah video menyayat hati diunggah sebuah akun di TikTok yang punya banyak follower. Video tersebut menunjukkan kakek berusia 71 tahun hidup dalam gubuk dan mengonsumsi makanan-makanan sisa. Dalam video, pengunggah meminta tolong netizen untuk menemukan keluarganya. Tapi ketika seorang pria menghubungi karena merasa dia adalah ayahnya, pengunggah malah tidak menggubris.

Pengunggah video mengatakan jika ia menggunakan uangnya sendiri untuk memberi makan pria malang tersebut. Ia pun menulis jika pria itu mengaku tidak punya anak.

Ayah yang hilang ditemukan di TikTok.Ayah yang hilang ditemukan di TikTok. Foto: TikTok

Pria yang sedang mencari ayahnya mengklaim pria menggelandang tersebut adalah Long Jiaming. Dikatakan jika ia adalah ayah yang sudah lama menghilang dan dicarinya. Hal itu diketahuinya dari tampilan fisik dan luka di dahinya. Pria tersebut menduga jika pengunggah mengeksploitasi ayahnya untuk menaikkan follower.

"Seorang saudara melihat video itu dan berpikir dia terpikir dia terlihat seperti ayahku lalu mengirimnya ke istriku. Kami sudah mencarinya sejak lama. Dia benar-benar ayahku. Itu yang aku tahu. Dia memakai tangan kiri dan tidak punya gigi. Bahkan gaya rambutnya. Aku mengenali itu semua,"

Pria tersebut mengatakan ayahnya hilang ketika mereka bekerja bersama di 2011. Sayangnya hingga kini mereka belum bertemu karena pengunggah belum membalas pesan. Ia pun mengharapkan TikTok bisa membantu menyelesaikan masalah ini.

"Aku berhenti kerja untuk mencarinya. Aku bahkan melaporkan orang hilang pada polisi. Ayahku adalah orang yang sangat jujur. Dia tidak bisa bahasa Mandarin dan tidak bisa membaca. Dia sangat lambat dibandingkan orang lain," ungkapnya dilansir AsiaWire.

Pengunggah sudah membuat video-video tersebut selama kurang lebih setahun. Tapi tidak terlihat perubahan dari kondisi kehidupannya



Simak Video "Tren Art Makeup, Bikin Pipi jadi Sobek"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)