ADVERTISEMENT

Bikin Prank Mirip Ferdian Paleka, YouTuber Ini Dijatuhi Hukuman Penjara

Eny Kartikawati - wolipop Senin, 04 Mei 2020 13:40 WIB
Kanghua Ren Foto: Dok. Twitter
Jakarta -

YouTuber Ferdian Paleka viral karena membuat video prank yang menuai hujatan. YouTuber Bandung itu membuat prank membagikan sembako untuk waria yang ternyata isinya sampah dan batu.

Ferdian Paleka bukan YouTuber pertama yang melakukan prank tak terpuji pada orang-orang marginal. Sebelumnya ada juga seorang YouTuber yang membuat konten serupa Ferdian Paleka dan berakhir dijatuhi hukuman penjara.

YouTuber kontroversial itu adalah Kanghua Ren atau dikenal di YouTube dengan nama RenSet. YouTuber asal Barcelona itu pada 2019, dijatuhi hukuman 15 bulan penjara dan denda 20 ribu Euro karena aksi pranknya yang tidak terpuji pada seorang tuna wisma.



Ren dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena melanggar moral atas tindakannya pada seorang tuna wisma. Aksinya yang tidak bermoral itu adalah membuat prank dengan memberikan sang tuna wisma oreo yang krim bagian dalamnya diganti dengan pasta gigi.

Namun sesuai aturan di Spanyol, pengadilan mengizinkan Ren tidak menjalani hukuman penjaranya. Karena aturan di Spanyol mengizinkan terdakwa kasus non kriminal yang hukuman penjaranya di bawah dua tahun untuk tidak masuk penjara.

Meski demikian, Ren juga mendapat hukuman lainnya. Seperti dikutip NY Times, pengadilan memutuskan dia tidak boleh eksis di YouTube atau media sosial lainnya selama lima tahun.


Kanghua Ren eksis di YouTube sejak 2017. Dia membuat prank mengganti isi krim Oreo dengan pasta gigi kemudian memberikannya ke tuna wisma setelah mendapat tantangan dari salah satu followersnya yang jumlahnya 1,2 juta. Prank tersebut dijalankannya saat dia bertemu dengan seorang tuna wisma di luar sebuah supermarket. Belakangan diketahui tuna wisma itu bernama Gheorge L, seorang pria berusia 50-an asal Rumania yang jadi imigran di Barcelona. Pria tersebut langsung muntah setelah makan oreo dari Ren.

Setelah video pranknya jadi kontroversi, Ren sempat mengunggah video lainnya yang seolah-olah berupa penyesalannya. Dia mendatangi tuna wisma tersebut dan menawarkannya uang 20 Euro. Namun menurut pihak kepolisian, Ren kemudian menawarkan uang 300 Euro asalkan anak perempuan sang tuna wisma tak mengajukan gugatan hukum.

Dalam pembelaannya saat sidang pengadilan, Ren mengaku video tersebut hanya sebuah lelucon yang buruk. Namun hakim pengadilan mencatat dari video pranknya itu Ren mendapatkan keuntungan iklan sebanyak 62 ribu Euro.






Simak Video "Konten Kontroversial Makin Menjamur, Ini Kata Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)