Keluh-Kesah Meghan Markle: Kate Middleton Lebih Disukai Keluarga Kerajaan

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 29 Apr 2020 19:01 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 14: Meghan, Duchess of Sussex and Catherine, Duchess of Cambridge attend day twelve of the Wimbledon Lawn Tennis Championships at All England Lawn Tennis and Croquet Club on July 14, 2018 in London, England.  (Photo by Clive Mason/Getty Images) Meghan Markle dan Kate Middleton (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Meghan Markle kerap dibanding-bandingkan dengan istri kakak iparnya, Kate Middleton. Ia pun harus mengakui bahwa dirinya kalah favorit dari Kate di mata Kerajaan Inggris.

Setidaknya demikian menurut pengakuan teman Meghan Markle. Kepada Daily Mail, ia mengatakan bahwa istri Pangeran Harry itu sempat berkeluh-kesah soal bagaimana pihak Istana Buckingham memperlakukannya.

LONDON, ENGLAND - JULY 13: (L-R) Catherine, Duchess of Cambridge, Meghan, Duchess of Sussex and Pippa Middleton look on from the Royal Box as Serena Williams of The United States is interviewed after the Ladies' Singles final during Day twelve of The Championships - Wimbledon 2019 at All England Lawn Tennis and Croquet Club on July 13, 2019 in London, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)(Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)



Menurut sumber anonim tersebut, Meghan kecewa dengan sikap Istana dalam menanggapi 'serangan' media Inggris terhadap dirinya dan Pangeran Harry setelah mundur sebagai anggota senior keluarga Kerajaan. Keluhan tersebut sudah disampaikan Harry kepada Pangeran Charles, dan Ratu Elizabeth II berkali-kali. Namun, keadaan malah tak membaik.

Merasa dianaktirikan, Meghan pun menyimpulkan Istana lebih menyukai Kate Middleton ketimbang dirinya. "Tidak akan ada yang tinggal diam," kata sumber itu menirukan perkataan Meghan yang menunjukkan bahwa Istana pasti akan langsung menindak media yang mencoba 'menyerang' Kate.

LONDON, ENGLAND - MARCH 09: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex attend the Commonwealth Day Service 2020 at Westminster Abbey on March 09, 2020 in London, England. The Commonwealth represents 2.4 billion people and 54 countries, working in collaboration towards shared economic, environmental, social and democratic goals.  (Photo by Gareth Cattermole/Getty Images)(Foto: Gareth Cattermole/Getty Images)



Baru-baru ini, Pangeran Harry dan Meghan Markle menyatakan tidak akan mau bekerjasama lagi dalam memberikan informasi terkait kehidupan maupun kegiatan kepada empat media. Media yang kena 'blacklist' tersebut adalah Sun, Mirror, Mail dan Express.

Langkah tersebut diambil karena media tersebut dianggap kerap memberitakan hal-hal yang tak sesuai fakta, menyimpang dan menyerang mereka secara pribadi. "Menolak dijadikan sebagai objek mata uang untuk ekonomi berdasarkan click bait dan pemutarbalikan (fakta)," demikian sepenggal dari isi surat pernyataan yang ditujukan kepada editor, seperti dikutip dari BBC.



Simak Video "Kate Middleton Kini Kerja Keras Bagai Kuda Usai Ditinggal Meghan"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)