Perawat Jadi Kontroversi Bikin Masker Bentuk Alat Kelamin Wanita

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 30 Mar 2020 14:06 WIB
masker vulva Foto: dok. Instagram
Brisbane -

Perawat asal Brisbane, Australia ini jadi kontroversi karena masker bikinan tangannya. Perawat dengan nama Lulu Geraghty itu membuat masker rajutan berbentuk alat kelamin wanita.

Lulu membuat masker berbentuk vulva tersebut bertujuan untuk menghibur orang-orang yang tegang karena pandemi Corona. Lulu mengatakan bahwa maskernya tersebut bagian dari item fashion karena tidak memenuhi standar medis.


"Ini untuk sedikit mencerahkan mood. Aku tidak ingin meminimalisir keseriusan dari virus Corona, tapi aku ingin sedikit kita untuk sedikit bersenang-senang," kata wanita 42 tahun, seperti dikutip Metro.

Selain itu, tujuan Lulu juga ingin mendobrak ketabuan wanita soal bentuk vulva. Selama ini, wanita sering kali terobsesi dengan bentuk alat kelamin yang sempurna.

"Menyedihkannya, ide tentang bentuk vulva yang ideal sangat tidak realistis. Wanita muda terutama merasa tertekan dengan bentuk vulvanya, padahal bentuknya benar-benar normal," ungkapnya

"Bahkan sekarang ada prosedur kecantikan seperti operasi vulva yang semakin meningkat. Aku sangat khawatir akan hal itu," tambah Lulu.



Lulu membuat masker rajutan berbentuk vulva dengan desain yang berbeda-beda. Hal tersebut sebagai edukasi bahwa setiap wanita memiliki bentuk yang berbeda-beda.

"Aku sengaja membuatnya berbentuk berjumbai, asimetris, dan berbulu. Setiap orang berbeda-beda," pungkasnya.

Rajutannya yang ia buat tersebut pun diunggahnya di media sosialnya, termasuk Youtune-nya. Menurut Lulu tak semua orang senang akan hal tersebut hingga jadi kontroversi.



Simak Video "Pasutri Asal China Ini Bikin Masker Berbahan Sneakers Mahal"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)