Viral Tangis Pilu Anak yang Ibunya Dokter, Tak Bisa Bertemu karena Isolasi
Pasien terjangkit Covid-19 atau virus Corona semakin hari semakin meningkat. Virus yang telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi ini memang dikabarkan bisa menyebar dengan sangat cepat. Itulah mengapa WHO menyarankan kita untuk bersama-sama melawan virus Corona dengan cara menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer, serta mengisolasi diri sendiri atau melakukan social distancing. Walaupun bagi sebagian orang, melakukan social distancing atau menjaga jarak dengan orang-orang yang disayanginya bisa menjadi sangat berat, seperti kisah yang satu ini.
Seperti dikutip dari World of Buzz, pemilik akun Facebook bernama Khadijah Ismail mengunggah sebuah video mengharukan. Dalam video yang telah dibagikan lebih dari 11 ribu kali di Facebook itu terlihat anak laki-laki Khadijah yang masih kecil menangis karena tidak bisa memeluk dan menciumnya.
"Ini adalah anak saya yang menangis karena dia ingin datang lebih dekat dengan saya, tetapi saya hanya bisa melihatnya menangis karena saya sudah disarankan untuk mengkarantina diri sendiri sampai status pasien saya diketahui. Ini sangat memilukan. Tolong, orang Malaysia, tolong jangan egois. Ungkapkan status kamu dengan jujur, (apakah kamu) kontak dengan orang sakit, riwayat perjalanan. Hentikan bepergian, hentikan pertemuan massal, dengarkan KKM kami. Pembaharuan: Sekarang setelah pemerintah mengeluarkan Perintah Kontrol Gerakan, silakan tetap di rumah! Jangan ke mana-mana. Tolong bantu kami melawan pandemi ini! Kami tidak meminta kamu untuk bergabung dengan kami di garis depan, kami hanya meminta kamu untuk tinggal di rumah," tulis Khadijah dalam unggahannya tersebut.
Khadijah diharuskan untuk mengisolasi diri dikarenakan dia adalah seorang dokter yang merawat pasien yang berpotensi terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Hal ini membuatnya dianggap sebagai seseorang yang berpotensi terkena atau menyebarkan virus Corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video pun memperlihatkan anak Khadijah menangis saat digendong oleh ayahnya. Sang anak berusaha meraih ibunya yang sedang mengisolasi diri di lantai atas rumah. Kejadian memilukan ini menjadi bukti bahwa virus Corona harus kita lawan bersama-sama dengan melakukan hal seperti yang dilakukan oleh Khadijah di atas, dengan membatasi diri dengan orang lain, termasuk orang-orang yang kita sayang.
Walaupun hal tersebut sangatlah berat namun cukup efektif untuk mencegah orang lain dan orang yang kita sayangi terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Jika kita bisa bersama-sama melakukan hal itu maka Covid-19 atau virus Corona akan lebih cepat musnah dan kita bisa kembali lagi berkumpul bersama orang-orang yang disayang.
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
Alasan David Beckham Diblokir Anaknya, Disebut Melanggar Surat Peringatan
Sinopsis SAS: Red Notice di Bioskop Trans TV Hari Ini
7 Fakta Menarik Drama China Speed and Love, Chemistry Pemainnya Disorot
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce











































