Positif Corona, Influencer Dihujat Pakai Koneksi Pribadi Untuk Tes

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 20 Mar 2020 08:13 WIB
PARAMUS, NJ - MAY 14:  Blogger Arielle Charnas attends the Westfield x Who What Wear Presents: Boss Notes at Westfield Garden State Plaza Mall on May 14, 2016 in Paramus, New Jersey.  (Photo by Dave Kotinsky/Getty Images for Westfield) Influencer fashion Arielle Charnas yang dihujat lantaran bisa melakukan tes virus corona melalui koneksi pribadi. (Foto: Dave Kotinsky/Getty Images for Westfield)
New York City -

Arielle Charnas, seorang influencer fashion asal Amerika Serikat (AS), mengaku positif mengidap virus corona. Apesnya lagi, ia juga tak luput dari hujatan netizen karena diduga memakai koneksi pribadi agar dapat dites pada saat mayoritas orang AS kesulitan melakukannya.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, pemilik blog fashion Something Navy itu mengumumkan dirinya terinfeksi virus corona.

"Pagi ini, aku baru mengetahui bahwa hasil tesku positif corona," tulis Arielle yang berbasis di New York City itu kepada 1,3 juta pengikutnya di akun @ariellecharnas, Rabu (18/3/2020).

[Gambas:Instagram]



Arielle mengawali unggahan tersebut dengan menyinggung soal keterbatasan akses tes virus corona. Ia menyadari betul bahwa tak semua orang bisa menjalani tersebut, bukan cuma di New York tapi juga hampir di semua negara bagian AS.

"Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan semua rakyat Amerika dapat memiliki akses untuk dites dan saya bersyukur bisa memiliki akses tersebut," tulis influencer yang juga berprofesi sebagai desainer itu.

Pernyataan Arielle tersebut lantas mendapat respons negatif di media sosial. Kritikan salah satunya datang dari akun satir fashion, @diet_prada. "Sebuah hak istimewa di era virus corona," tulis akun tersebut.

Positif Corona, Influencer Dihujat Pakai Koneksi Pribadi Untuk TesArielle Charnas saat menghadiri fashion show Michael Kors di New York Fashion Week Spring 2019 pada September 2019. (Foto: Lawrence Busacca/Getty Images for Michael Kors)

@diet_prada menyertakan foto tangkapan layar artikel soal Arielle Charnas yang disandingkan dengan artikel kisah seorang warga AS yang nyawanya tak tertolong karena ditolak oleh otoritas kesehatan AS untuk menjalani tes virus corona.

Reporter New York Times Taylor Lorenz ikut mengomentari kabar tentang Arielle Charnas. "Sungguh luar biasa betapa cepatnya para influencer, selebriti dan bintang olahraga ini bisa segera mendapatkan tes sementara rakyat biasa harus berjuang demi memeroleh perhatian medis dan tes yang mereka butuhkan," kicau Taylor di Twitter.

Sebelumnya, beberapa pebasket NBA dinyatakan positif mengidap COVID-19 setelah menjalani tes. Kris Jenner juga sempat melakukan tes tersebut, tapi hasilnya negatif.



Masalah akses tes virus corona memang tengah menjadi perbincangan hangat di negara adidaya tersebut. Kabar tentang para pesohor yang telah menjalani tes virus corona menimbulkan dugaan adanya ketimpangan sosial dalam kaitannya dengan fasilitas kesehatan di AS.

Presiden AS Donald Trump juga dikritik lantaran belum memberlakukan kebijakan tes massal virus corona untuk semua rakyat AS untuk meminimalisir penularan sebagaimana yang telah dijalani oleh Korea Selatan.

Di Indonesia, peluang untuk tes massal virus corona mulai terbuka setelah ada arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini. Ia meminta para menteri dan Gugus Tugas COVID-19 segera melakukan rapid test virus corona.

"Kedua, segera lakukan rapid test, tes cepat dengan cakupan lebih besar agar deteksi dini kemungkinan indikasi awal seseorang terpapar COVID-19 bisa dilakukan," kata Jokowi seperti dikutip detik.com dalam rapat terbatas yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/3/2020).



Simak Video "Strategi Industri Fashion Brand Lokal untuk Tahun 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)