Viral Cerita Pengalaman Dokter Jadi Garda Depan Perangi Virus Corona

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 16 Mar 2020 11:22 WIB
Sean Thum Foto: dok. Facebook
Jakarta -

Belum lama ini seorang dokter di Malaysia viral setelah berbagi cerita pengalamannya di Facebook menjadi garda terdepan memerangi penyebaran virus corona. Postingan dokter bernama Sean Thum itu pun telah disukai 20 ribu lebih pengguna Facebook lainnya.

Pada postingan yang viral itu, Sean mengungkapkan bahwa ia bersemangat untuk melakukan tanggung jawab besar sebagai seseorang di garis depan selama pandemi Covid-19. Sean bersama dua rekannya, Brigette dan Edward, mulai menyaring pasien dengan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik seperti merekam tanda-tanda vital, mengambil cairan tenggorkan, hidung, dan sampel darah pada malam pertama bertugas.



Seperti dilansir World of Buzz, Sean juga menceritakan bahwa mereka harus membuat keputusan apakah akan memasukkan pasien ke rumah sakit atau tidak, setelah berkonsultasi dengan spesialis yang bertugas. "Kami juga harus mendaftarkan nama pasien ke dalam sistem pemberitahuan penyakit sehingga kami, dan rekan kami yang melakukan pelacakan kontak, akan dapat menemukan pasien tersebut," ceritanya.

Viral Cerita Pengalaman Dokter Jadi Garda Depan Perangi Virus CoronaFoto: dok. Facebook



Setelah menggambarkan pengalamannya dengan rekan-rekannya, Sean melanjutkan bercerita tentang pakaian hazmat yang harus dia siapkan saat bertugas. Menurut Sean, semua staf diharuskan memakai alat pelindung untuk mencegah infeksi.

Bagi Sean memakai alat pelindung ini rumit karena ada banyak lapisan untuk dipasang, semua harus dalam urutan yang benar. Pada akhirnya, Sean pun merasakan hangat dan pengap.

"Ketika memakai dengan benar, kamu tidak merasakan gerakan udara di sekitarmu. Ketat dan membatasi gerakan. Masker N95 menekan rahangmu, dan membuat panas. Pernapasan bisa menjadi sedikit sulit," ungkap Sean.

Viral Cerita Pengalaman Dokter Jadi Garda Depan Perangi Virus CoronaFoto: dok. Facebook



Sean juga menambahkan bahwa ia basah kuyup setelah melakukan tugasnya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya dan melepaskan pakaian pelindung, Sean dan rekan-rekannya langsung minum air untuk menahan dahaga dan dehidrasi.



Meskipun merasa terhormat untuk memberikan layanan yang begitu dihormati bagi negara, Sean mengingatkan semua orang untuk mempraktikkan kebersihan yang baik. Masyarakat pun dihimbau untuk bekerja bersama melawan virus corona agar segera hilang.

"Pandemi ini akan berlalu, akhirnya. Tetapi sebelum itu, kita semua harus bekerja bersama untuk mengatasi tantangan yang dihadapinya kepada kita. Ingat, virus tidak membeda-bedakan siapa yang terinfeksi. Mari kita bekerja bersama," tulis Sean.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/hst)