Aksi Spektakuler Shakira dan J.Lo di Super Bowl Dikomplain 1.000 Penonton
Hampir empat minggu setelah penayangan, ada lebih dari 1.000 komplain sejak pertunjukan tersebut disiarkan. Bahkan salah satunya menyebut kalau mereka telah menampilkan 'pornografi halus'.
Seperti diberitakan Female First, belum lama ini Federal Communications Comission (FCC) menerima 1.312 komplain atas pertunjukan yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami, Florida tersebut. FCC merupakan badan pemerintah yang meregulasi siaran televisi.
Penampilan Shakira dan Jennifer Lopez di halftime Super Bowl 2020. Foto: Getty Images |
"Pertunjukan halftime tadi malam kurang pantas. Shakira tidur miring dan bergoyang-goyang seperti berhubungan seks, Lopez di tiang penari telanjang, Lopez menekuk memamerkan lipatan bokong, kedua penampil meraba-raba vagina mereka, Shakira menggetarkan bokongnya ke penis seorang pria. Ini benar-benar mengganggu. Anak-anakku sedang menonton pada saat itu," tulis salah seorang penonton yang komplain.
Penonton lainnya berkomentar, "Benar-benar halftime show yang tidak pantas dengan stimulasi (seperti) orgy (berhubungan seks ramai-ramai), menari telanjang, dan pornografi halus. Ini adalah pertunjukan keluarga dan di jam siaran utama dan seharusnya yang seperti itu tidak pernah terjadi."
Penampilan Jennifer Lopez di halftime Super Bowl 2020. Foto: Getty Images |
Terkait keluhan dari ratusan penonton, baik Shakira maupun Jennifer Lopez belum memberikan tanggapannya. Begitu pula pihak NFL sebagai penyelenggara acara.
Terlepas dari adanya komplain, penampilan Shakira dan Jennifer Lopez bisa dibilang sukses besar. Mereka berhasil menarik hingga lebih dari 136 juta view di YouTube. (hst/hst)












































