Jangan Katakan 5 Hal Ini ke Wanita yang Suaminya Baru Meninggal

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 19 Feb 2020 15:46 WIB
BCL dan Noah Sinclair di makam Ashraf Sinclair. Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Jakarta -

Kematian menjadi salah satu tragedi bagi orang yang ditinggalkan. Istri yang baru ditinggal suami meninggal pasti menjadi lebih sensitif. Untuk itu, saat ingin memberikan ucapan belasungkawa sebaiknya perlu dipikirkan lebih bijaksana. Jangan katakan ini ke wanita yang suaminya baru meninggal.

1. Don'ts - "Apa kabar?"
Jangan tanya 'apa kabar?' bukanlah pertanyaan yang berbahaya, namun bagi mereka yang sedang berduka, pertanyaan tersebut bisa menjadi beban. Tentu mereka tidak akan memberikan jawaban, 'aku baik-baik saja'. Tapi tentu akan sungkan jika mereka menjawab 'aku sangat sedih hingga ingin mati' atau 'aku merasa sekarat.'


Do's - "Bagaimana kabarmu hari ini?"
Dalam buku Sheryl Sandberg 'Option B: Facing Adversity, Building Resilience, and Finding Joy', ia mengatakan bahwa lebih baik menanyakan 'bagaimana kabarmu hari ini?' Pertanyaan ini lebih bisa diterima, dan mereka yang berduka berkesempatan untuk mengeluarkan emosinya tentang kesedihan, ketakutan atau kesepian.

2. Don'ts - "Beritahu aku jika ada yang bisa aku lakukan"
Pertanyaan ini terkesan basa-basi dan klise. Orang yang berduka pun tidak akan mengungkapkan apa ia butuhkan, meski mungkin butuh pertolongan.

Do's - Langsung Lakukan Tindakan
Daripada bertanya, sebaiknya langsung berikan bantuan. Misalnya dengan membawakan makanan, membantu membersihkan rumahnya, atau menjemputnya dengan mengajak jalan-jalan.

3. Don'ts - "Dia sudah ada di tempat terbaik"
Jangan pernah mengatakan bahwa 'Suamimu sudah ada di tempat terbaik," atau "pasti ada alasan di balik ini semua." Ucapan yang kamu pikir bijak tersebut, bisa jadi malah melukainya lebih dalam lagi. Orang yang religius bahkan tidak nyaman dengan ucapan tersebut.

Do's - "Turut berduka cita, aku sangat bersimpati padamu"
Lebih baik katakan kalimat seperti "turut berduka cinta, aku sangat bersimpati padamu," atau "aku ikut sedih dengan meninggalnya suamimu." Tempatkan diri bahwa kamu peduli terhadapnya dibanding merangkai kalimat empati berlebihan.


4. Don'ts - "Aku tahu perasaanmu"
"Aku tahu perasaanmu" menjadi kalimat yang sering diucapkan ke orang yang tengah berduka. Tentu kamu tidak benar-benar tahu bagaimana perasaannya, sekalipun ada anggota keluargamu yang telah meninggal. Pengalaman seseorang dalam kehilangan berbeda-beda, jangan berasumsi bahwa kamu tahu benar perasaannya.

Do's - "Aku tidak tahu perasaanmu, tapi aku ikut sedih"
Lebih baik ucapkan kalimat yang memberitahunya bahwa saat ini dukanya pasti sangat mendalam. "Aku tidak tahu bagaimana perasaanmu, tapi aku merasa ikut sedih atas meninggalnya suamimu, dan aku ingin kamu tahu aku ada di sini untuk menemanimu bicara." Kalimat ini tidak hanya membuatnya merasa lebih nyaman, namun juga sebagai bentuk bahwa kamu peduli dengannya.

5. Don'ts - "Kamu akan kembali menemukan jodoh"
Mengatakan hal tersebut kepada seorang janda yang baru ditinggal meninggal pasangannya bisa membuatnya sangat kesal, atau bahkan marah. Kadang kita berpikir bahwa seseorang akan kembali ceria ketika kembali menemukan tambatan hati. Padahal mengungkapkan kalimat tersebut bisa dinilai kasar maknanya bagi wanita yang baru saja ditinggal suami.



Simak Video "Antusiasme 12 Asdos Bareng Maudy Ayunda di d'Youthizen"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)