Cinta Mati, Pria Ini Tidur Bersama Kerangka Istri Selama 16 Tahun

Hestianingsih - wolipop Kamis, 13 Feb 2020 19:33 WIB
Ilustrasi pria depresi Ilustrasi pria sedang sedih. Foto: Thinkstock/AntonioGuillem
Jakarta -

Ditinggal istri tercinta membuat dunia Le Van serasa runtuh. Puluhan tahun hidup bersama, pria asal Vietnam ini sangat kehilangan ketika sosok yang paling disayanginya, pergi meninggalkannya lebih dulu. Kesedihan yang teramat sangat membuat dia melakukan tindakan ekstrem.

Selama 16 tahun Le Van hidup bersama kerangka sang istri. Dia memperlakukan kerangka tersebut bak manusia yang masih bernyawa. Hal itu dilakukan karena ia tak sanggup tinggal sendiri tanpa sang istri.

Pada 2009, Le Van membuat heboh karena menggali makan istrinya sendiri, lalu mengambil tulang-tulangnya dan membawanya untuk tinggal bersamanya. Le Van bahkan tidur seranjang bersama tulang mendiang istri. Ini kisahnya yang mengharukan sekaligus mengerikan.

Le Van menikah dengan istrinya pada 1975 lewat perjodohan. Saat menikah, keduanya tidak terlalu saling mengenal karena pernikahan tersebut diprakarsai oleh keluarga. Namun karena setiap hari bersama, benih-benih cinta pun muncul.


Keduanya menjalani rumah tangga dengan bahagia meskipun hidup pas-pasan. Dari pernikahannya, mereka dikaruniai tujuh orang anak. Namun segalanya berubah pada 2003. Istri Le Van mendadak meninggal saat dia bekerja jauh dari rumah.

Kepergian istri yang begitu mendadak membuat Le Van syok dan tak bisa menerima kenyataan. Seperti dikutip dari Oddity Central, Le Van menunggui makam istrinya siang dan malam.

Selama berbulan-bulan Le Van tidur di pemakaman, dia khawatir kesehatannya akan terganggu karena saat itu sudah memasuki musim penghujan. Namun ia tetap ingin berada di sisi jasad sang istri.

Langkah ekstrem sekaligus nekat pun dilakukan. Dia memutuskan menggali terowongan ke bagian dalam makam istri agar bisa tetap tidur di sampingnya. Tindakan Le Van ini tentu saja dilarang oleh anak-anaknya namun dia tetap bersikukuh tak ingin melepaskan istri dari sisinya.

Sampai pada satu malam, Le Van membongkar makam istrinya dan mengeluarkan tulang belulang, lalu menaruhnya dalam sebuah kantong. Le Van kemudian membuat boneka berbentuk wanita dari plester, semen, lem dan pasir, lalu menaruh kerangka istri di dalamnya.

Boneka itu kemudian ditaruh di tempat tidur dan saat malam hari Le Van akan tidur di sampingnya. Perbuatan Le Van sampai ke telinga anak-anaknya dan meminta dia mengembalikan kerangka ibunya ke pemakaman sebagai tempat peristirahatan terakhir. Tapi Le Van menolak dan mengatakan kalau dia tidak bisa hidup tanpanya.


Tetangga dan keluarga sempat menghubungi polisi karena mereka takut tulang belulang dari sebuah mayat akan menularkan penyakit. Polisi berusaha membujuknya namun usaha mereka gagal. Le Van tetap bergeming sampai akhirnya warga menyerah dan membiarkannya.

Media lokal New News Vietnam melaporkan bahwa kini Le Van sudah tak bisa beraktivitas dengan normal lagi. Selama dua tahun dia duduk di kursi roda. Namun kebiasaannya tidur bersama 'istri' masih dilakukan sampai sekarang.

Setiap malam, Le Van akan turun dari kursi roda dan merambat ke tempat tidur untuk berbaring di sisi boneka berisi tulang istrinya. Setiap harinya Le Van membersihkannya, mengganti pakaian bahkan memakaikan makeup.


"Saat istriku masih hidup, dia tidak pernah pakai baju bagus jadi sekarang aku harus mmbuat banyak pakaian yang bagus untuknya. Aku mengganti pakaiannya dua kali sehari," kata Le Van, seperti dikutip dari Oddity Central.

Meskipun orang-orang menganggapnya gila, Le Van tidak peduli. Dia akan tetap melakukan kebiasaannya itu sampai akhir hayat.

"Orang bilang aku gila karena merawat mayat tapi aku sangat percaya kalau dia selalu ada bersamaku. Aku akan tetap tidur bersama jenazahnya sampai aku mati," pungkasnya.



Simak Video "Kejutan! Ayah Pakai Dasi Pokemon di Wisuda SMA Anaknya"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)
DRoofTalk
×
Gaduh Kerajaan Galuh
Gaduh Kerajaan Galuh Selengkapnya