Viral Curhat Pilu Perawat Diusir dari MRT karena Dituduh Sebar Virus Corona

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 10 Feb 2020 13:15 WIB
Wabah virus Corona dari China memang cukup membuat warga di seluruh penjuru dunia harus bersiap siaga. Pasalnya, hingga kini ratusan korban jiwa telah menjadi korbannya. Ilustrasi. Foto: AP Photo
Singapura -

Penyebaran virus corona menjadi ketakutan bagi banyak orang di berbagai negara, termasuk Singapura. Bahkan ancaman virus corona di Singapura membuat pemerintah setempat menaikkan status waspadanya menjadi oranye. Hal tersebut membuat warganya ekstra hati-hati dan berusaha melindungi diri dengan berbagai cara agar terhindar dari virus corona.

Namun, cara beberapa wanita untuk melindungi dirinya dari virus corona ini jadi viral, karena dengan kejam mengusir perawat yang mengenakan seragam di MRT. Sebuah postingan di Facebook pada Jumat (7/2/2020) membagikan cuplikan layar dari Instagram Story tentang bagaimana seorang perawat dimarahi di kereta MRT oleh dua wanita penumpang lain.

"Seorang perawat (bukan China) mengenakan seragam dan masker di kereta. Dua ibu-ibu memarahinya dalam bahasa China dengan sangat keras dan mengatakan dia membuat kereta kotor," tulisnya.



Seperti dilansir Mothership, Instagram Story tersebut dibagikan oleh seorang wanita yang juga perawat di Singapura. Ia menceritakan secara pribadi bahwa dirinya menyaksikan kejadian di MRT itu dan berniat untuk membantu wanita tersebut yang sesama perawat.

"Mulutku tak bisa diam dan hatiku tak bisa menerima ini, jadi aku membelanya dan kena marah juga, mereka berkata bahwa aku yang juga seorang perawat seharusnya tidak boleh naik kereta," ceritanya.

"Temanku juga baru-baru ini diusir dari MRT dengan alasan yang sama," imbuhnya.

Viral Curhat Pilu Perawat Diusir dari MRT karena Dituduh Sebar Virus CoronaFoto: Facebook



Dikucilkan karena tugasnya sebagai seorang perawat yang berada di garda terdepan untuk mengatasi virus corona, membuat wanita ini kesal. Pada postingannya itu, ia menjelaskan apakah perawat harus mengganti seragam mereka sebelum naik angkutan umum demi menenangkan masyarakat yang tidak menyukai mereka.

"Kami hanya mencoba yang terbaik dan mendapatkan perlakuan yang tidak pantas seperti ini. Ini sungguh menyakitkan. Urgh," imbuhnya.



Simak Video "Momen Pengantin Pria Gendong Istri Seberangi Sungai di Polman"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)