ADVERTISEMENT

Momen Haru Ibu Pamit pada Putrinya untuk Bantu Korban Virus Corona di Wuhan

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 01 Feb 2020 07:03 WIB
perawat ke wuhan Momen haru perawat pamit pada putrinya saat ingin pergi ke Wuhan. Foto: Istimewa
Jakarta -

Penyebaran virus corona telah mencapai hampir 20 negara, membuat ribuan orang sakit, dan ratusan korban meninggal dunia. Coronavirus yang berasal dari Wuhan China ini pun ditetapkan sebagai situasi darurat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO.

Jumlah kasus yang terinfeksi dan kematian yang meningkat karena virus corona ini membuat para profesional medis harus bekerja ekstra. Bahkan ribuan staf medis dari berbagai daerah di China pun siap menjadi relawan dan datang ke Wuhan untuk membantu korban virus corona.



Tim sukarelawan telah dikirim ke ground zero di Wuhan untuk mencoba dan menahan wabah karena sebagian besar kasus berasal dari sana. Pada 27 Januari, angkatan medis pertama dari Anhui berangkat ke Wuhan, meninggalkan anggota keluarga mereka selama liburan Tahun Baru Imlek untuk melakukan tugas demi menyelamatkan hidup banyak orang.

Momen haru perawat pamit pada putrinya saat ingin pergi ke Wuhan bantu korban virus coronaMomen haru perawat pamit pada putrinya saat ingin pergi ke Wuhan bantu korban virus corona Foto: Istimewa


Salah satunya adalah Zhang Min, seorang wakil kepala perawat bedah saraf di Rumah Sakit First People di Kota Anqing. Pada video menyentuh yang dibagikan secara online, Zhang terlihat mengucapkan selamat tinggal kepada putrinya yang berusia empat tahun.

Sang putri tampak memeluk erat ibunya yang akan pergi ke Wuhan untuk membantu korban virus corona. Gadis kecil itu menolak untuk membiarkan Zhang pergi dan terus memintanya untuk tidak pergi.

"Aku akan bertarung melawan monster, dan setelah itu aku akan langsung pulang, oke?" ungkap Zhang pada putrinya seperti dilansir Worldofbuzz.

Momen haru perawat pamit pada putrinya saat ingin pergi ke Wuhan bantu korban virus coronaMomen haru perawat pamit pada putrinya saat ingin pergi ke Wuhan bantu korban virus corona Foto: Istimewa



Perawat berusia 35 tahun ini juga memberi tahu putrinya untuk menjadi anak yang baik sebelum ia pergi. Momen haru ini pun membuat banyak netizen merasa tersentuh.

Menurut laporan China Story, sebanyak 187 orang termasuk Zhang pergi ke Wuhan untuk membantu, termasuk 50 perawat unit perawatan intensif, 135 anggota staf medis dan dua pemimpin tim.



Simak Video "Berkenalan dengan 'Papa Viral' Si Bapak Ketahuan Merokok"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)