Masih Pelajar, Ini Kisah Shabrina Bucin KPop yang Tak Andalkan Uang Ortu

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 29 Des 2019 17:05 WIB
Foto: Instagram
Jakarta - Banyak 'fangirl' yang menghabiskan tak sedikit uang untuk menjalani hobinya sebagai penggemar KPop. Mulai dari nonton konser hingga ikut fansign, para bucin KPop tak ragu mengeluarkan kocek lebih dalam bertemu idola. Hal ini sering mengundang perhatian dari netizen terutama sesama fans yang kagum. iri, bahkan nyinyir . Seorang fans BTS bernama Shabrina bahkan mengaku pernah dianggap 'membanggakan uang orangtua'. Simak kisahnya.

Shabrina cukup dikenal para penggemar KPop terutama Army (sebutan untuk fans BTS). Di akun Instagram-nya @isthatshabrina, ia pun kerap mengunggah hobi fangirling-nya mulai dari nonton konser BTS di beberapa negara hingga ikut fansign TXT di Korea. Berstatus pelajar di kampus alias mahasiswi, tampaknya hobi Shabrina mendapat atensi dari para fans. Ia sendiri memang mengaku jika hobinya itu dibiayai orangtua tapi tidak sepenuhnya.



Kepada Wolipop, Shabrina yang masih duduk di bangku kuliah ini pun mengaku berbisnis dengan disambi menuntut ilmu. Karena itu, perjalanannya untuk nonton konser hingga fansign sebagian juga dibiayai dari hasil kerja sendiri. Namun tampaknya banyak orang yang salah paham dan menganggap jika Shabrina memamerkan uang orangtua bahkan dituduh mendapatkan uang dari usaha yang tidak benar.

"Lumayan sering dari orang-orang awam yang nggak mengerti hobi ini dan dulu sempet ada juga dari keluarga yang nyinyirin hobi aku sampai orang-orang di internet yang nggak kenal sama aku,"

[Gambas:Instagram]



"Aku nggak terlalu mendengarkan mereka juga sih, paling kalau ada yang ngomong gitu ya aku cuekin saja. Ada beberapa yang bilang kalau aku tuh pake duit yang nggak benar buat ke sana kemari, kerjaanku nggak benar untuk nyari duit dan'ngebanggain duit orang tua. Padahal mereka nggak tau seberapa aku jungkir balik nyari duitnya. Tapi ya yaudahlah toh mereka juga ga kenal aku," ungkap Shabrina.

Tak dipungkiri sejumlah fangirl muda didukung oleh orangtua karena memang belum berpenghasilan. Namun Shabrina mengaku juga berusaha menghasilkan uang sendiri, termasuk dengan menjual album KPop. Selama menjadi fans KPop, Shabrina sendiri sudah menonton empat kali konser BTS di Korea, Singapura, dan Jakarta, dua kali menang fansign serta dua kali menonton fanmeeting.



Tentu banyak sesama fans yang merasa iri dan ingin bertemu idola seperti Shabrina. Mengenai hal ini Shabrina mengingatkan agar mereka tidak memaksakan diri karena menjadi mendukung seorang idol bukanlah perlombaan.

[Gambas:Instagram]



"Fangirling itu sebuah hobi. Yang mestinya aktivitas itu mengundang kebahagiaan dan bukan sebuah perlombaan. Konser, fansign, beli merch, streaming itu bukan ukuran seberapa kamu sayang ke idol. Support dan sayang kamu ke idol kamu itu cuma kamu yang tahu seberapa besarnya and it's enough.

"Kalau misalnya kalian belum ada rejeki fansign atau konser menurutku nggak apa-apa, nggak usah dipaksain karena itu bukan ukuran seberapa kamu sayang sama idol kamu. Run at our own pace, no need to rush. Iri boleh, tapi iri yang positif yang bisa dijadikan motivasi, bukan iri yang mengundang benci dan negativity. Karena aku yakin, motivasi itu dampaknya lebih besar dan lebih membantu daripada nyinyirin hidup orang lain," ungkap mahasiswi asal Jakarta Selatan ini.



Simak Video "BTS Masuk Daftar Selebriti dengan Bayaran Termahal di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/agm)