Tampil dengan Baju Cheongsam Seksi, Little Mix Dituduh Perampasan Budaya

Hestianingsih - wolipop Senin, 11 Nov 2019 18:32 WIB
Foto: Instagram/@littlemix Foto: Instagram/@littlemix

Jakarta - Grup vokal asal Inggris, Little Mix, bekerjasama dengan brand fashion Pretty Little Thing meluncurkan koleksi spesial bernama PLT x Little Mix. Baru seminggu rilis, koleksi kolaborasi mereka dituding merampas budaya.

Senin (4/11/2019) lalu Little Mix mengunggah foto mereke berempat berpose depan sebuah carousell di akun Instagram resmi. Para personelnya yakni Jessy Nelson, Perrie Edwards, Jade Thirlwall dan Leigh-Anne Pinnock terlihat mengenakan busana dengan nuansa oriental motif floral.

Jade memakai crop top merah dengan model kerah cheongsam yang dipadukan rok mini warna dan motif senada. Sementara Perrie memakai gaun yang juga berpotongan cheongsam dengan detail cut out yang memperlihatkan kulit dada.


Dua personel lainnya, Jessy dan Leigh pun memakai gaun bernuansa oriental dengan gaya strapless dan off the shoulder yang mengekspos bahu mereka. "Our collection with @prettylittlething lands THIS Thursday. Who's excited?! #PLTxLittleMix," tulis mereka pada caption.
Foto: Instagram/@littlemix

Sementara pada akun Instagram Pretty Little Thing, brand berbasis di Inggris tersebut mengunggah video koleksi terbaru mereka dan menulis, "Our girls Perrie, Jade, Jesy and Leigh-Anne have created the ultimate party-wear looks to suit every kinda style."

Penampilan seksi Little Mix yang memakai busana modifikasi cheongsam rupanya menuai kritikan pedas. Netizen menuding mereka telah melakukan perampasan budaya.

Netizen protes, sebagai baju tradisional China, tidak seharusnya baju cheongsam direpresentasikan dengan imej yang seksi seperti dikenakan Little Mix. Seperti diketahui, cheongsam memiliki ciri khas potongan kerah tinggi khas Mandarin dan berbahan sutera yang dihiasi bordiran maupun motif floral.


Foto: Instagram/@littlemix

Cheongsam juga dikenal dengan sebutan qipao. Busana pas badan ini berasal dari Shanghai pada 1920-an dan biasa dikenakan para wanita berkelas pada zaman itu.

Kembali ke koleksi PLT x Little Mix, netizen berpendapat kalau rancangan busana tersebut tidak hanya merampas budaya Tionghoa. Tapi juga menjadikan orang Asia sebagai objek seksual.

"Sebagai orang China, tolong jangan mengatributkan budaya kami secara seksual, itu menjijikan," tulis netizen di kolom komentar.

"Senang nggak sih melihat figur publik dan selebriti menjadikan budaya Asia dan China sebagai objek fetish untuk cari uang?" tulis netizen lainnya dengan nada menyindir.

"Huh... Gaun itu kok rasanya tidak asing ya? OH YA! KAMU MENCURINYA DARI BUDAYA KAMI!" komentar netizen lainnya.
Foto: Instagram/@littlemix

Soal tudingan perampasan budaya, baik Little Mix maupun Pretty Little Thing belum memberikan tanggapan resmi. Saat ini mereka masih mempromosikan koleksi kolaborasi tersebut di Instagram masing-masing.

Koleksinya sendiri sudah rilis pada Kamis (7/11/2019). Menghadirkan busana berpotongan seksi dan glamor khas Little Mix saat tampil di konser, video klip maupun red carpet.



Simak Video "Ups! Area Intim Personel Little Mix Tak Sengaja Terekspos"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)