Ayu Gani Stres Hadapi Komentar Netizen, Sampai Stop Main Instagram

Vina Oktiani - wolipop Senin, 11 Nov 2019 07:02 WIB
Ayu Gani. Foto: Anggi Mayasari/Detikcom Ayu Gani. Foto: Anggi Mayasari/Detikcom

Jakarta - Selebriti termasuk golongan yang rentan mengalami bullying di media sosial. Model pemenang Asia's Next Top Model, Ayu Gani, salah satu yang mengalaminya. Wanita yang mengawali karier modellingnya dengan menjadi pemenang Wajah Femina pada 2011 itu menceritakan pengalamannya saat mengalami bullying hingga membuatnya memutuskan untuk berhenti bermain Instagram.

"Kan biasa suka foto ya namanya kalo di pantai pasti pake baju renang dong di mana-mana kebuka terus ya udah pasti ada yang komen-komen negatif," kata Ayu Gani menceritakan salah satu bullying yang dihadapinya di media sosial, saat ditemui Wolipop dalam acara Influencer Gathering Pixy di Up In Smoke, Jakarta, pada Sabtu (9/11/2019).

Stres semakin dialami Ayu saat dia menjadi pemenang Asia's Next Top Model. Model 28 tahun tak siap mendapat lonjakan followers di Instagram. Tambahan followers ini membuatnya jadi sering menerima pemberitahuan dari Instagram di handphonenya. Sampai akhirnya Ayu memilih untuk berhenti bermain Instagram karena dirinya juga mendapatkan banyak komentar buruk setelahnya.

Ayu Gani.Ayu Gani. Foto: Instagram ganegani




"Dulu waktu aku pertama kali menang Asia's Next Top Model aku langsung closed Instagram aku dan aku langsung hilang," kata pemilik nama lengkap Ayu Lestari Putri Gani itu.

Ayu memutuskan berhenti bermain Instagram selama dua setengah tahun. Dia merasa tidak siap menghadapi komentar-komentar netizen di media sosial karena dirinya memang orang yang cukup tertutup.

"Aku introvert parah dan aku cuma punya temen 18 orang dan kita udah temenan selama 10 tahun," jelasnya.

Namun akhirnya kini Ayu sudah kembali hadir di Instagram. Dia menyadari bahwa pekerjaannya memang mengharuskannya menggunakan Instagram. Model berambut lurus itu sudah lebih siap dengan berbagai komentar netizen.

"Aku sih so far cuekin aja. Aku lebih ke segala sesuatu yang postif jika ditanggapi positif jadinya positif, tapi kalo negatif ditanggapin yang negatif juga pasti hasilnya jadi negatif," tutup Ayu.



Simak Video "Pelaku Beauty Bullying Mayoritas Wanita, Kok Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)