Bentuk Tubuh Dikritik, Ini Cara Puteri Indonesia Lingkungan Hadapi Bullying

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 15 Sep 2019 19:58 WIB
Foto: Rachman/Detikcom Foto: Rachman/Detikcom

Jakarta - Menjadi ikon yang memiliki mahkota kecantikan nasional tak selamanya indah bagi Jolene Marie Cholock-Rotinsulu. Selain pujian manis, Puteri Indonesia Lingkungan 2019 ini juga harus terbiasa dengan bully-an.

Jolene kerap menerima bully-an yang mengritik tentang bentuk tubuhnya. Meskipun begitu, ia sangat menerima dan terbuka dengan segala macam bentuk kritik orang lain tentang dirinya.

"Setiap kompetisi setiap apapun yang kita lakukan pasti ada saja orang yang tidak suka, tapi balik lagi itu tentang internal faktor kita, ketika kita mencoba untuk tidak mendengarkan bully-an itu, ketika kita mencoba untuk menepis dan terus fokus ke depan, saya yakin jalan kita akan lebih baik lagi, kritik ini mungkin membangun karena kan haters are our lovers basically, mereka yang paling 'aware' dengan kekurangan kita," cerita Jolene saat wawancara eksklusif kepada Wolipop di kantor Detikcom, Tendean, Jakarta Selatan.

Bentuk Tubuh Dikritik, Ini Cara Puteri Indonesia Lingkungan Hadapi BullyingFoto: Rachman/Detikcom
Wakil Indonesia di kontes kecantikan dunia Miss International 2019 ini mengaku lebih senang mendapatkan kritik. Menurut Jolene dengan kritik dari orang lain ia bisa mengetahui letak kekurangan yang ada di dalam dirinya.

"Jujur sebenarnya saya lebih senang dikritik, karena mungkin misalkan nggak ada mereka yang kritik saya, saya mungkin nggak tahu kekurangan saya apa," terang Jolene.

Dara cantik berusia 23 tahun ini pun kerap dikritik masalah tinggi dan berat badannya yang disebut gemuk. Bukan hanya Jolene, dua temannya yang lain yakni Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull, dan Puteri Indonesia Pariwisata 2019 Jesica Fitriana mendapatkan bully-an serupa tentang bentuk tubuh.

Bentuk Tubuh Dikritik, Ini Cara Puteri Indonesia Lingkungan Hadapi BullyingFoto: Rachman/Detikcom
"Ah Trio Flores tahun ini kurang tinggi, tapi itu rata sih semuanya bukan cuma saya mendapatkan bully-an seperti itu, dua teman saya Jessica dan Frederika juga dapat bully-an itu, tapi ketika kita confident dengan diri kita I think no body can go wrong with it," ujar Jolene.

"Saya sering dapat bully-an soal badan saya katanya kurang kurus lah kurang tinggi kurang itu, 'but if you confident with yourself nobody can go wrong against you'," imbuhnya.

Dikritik soal tubuhnya yang kurang kurus tak membuat Jolene menjadi benci dengan orang tersebut. Wanita kelahiran Santa Ana, California ini mengungkapkan dirinya tidak pernah memblokir orang-orang di media sosial yang mengkritiknya.

"Aku diemin saja. Aku nggak pernah nge-block orang, mereka mau komentar silahkan. I'm very welcome with comments, I'm very welcome with bad critics, good critics untuk kemajuan diri aku sendiri. Karena aku nggak bisa lihat kekurangan aku, yang bisa lihat kekurangan aku itu orang lain. Jadi ya kalau misalkan dikritik nggak mau dengar kapan majunya," tutur Jolene.




Simak Video "Pelaku Beauty Bullying Mayoritas Wanita, Kok Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/ami)