Heboh, Netizen Korea Selatan Boikot dan Tak Mau Pakai Uniqlo

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 27 Jul 2019 12:37 WIB
Foto: Rahmi Anjani/Wolipop Foto: Rahmi Anjani/Wolipop

Seoul - Netizen Korea Selatan telah memulai gerakan untuk memboikot Jepang, sebagai tanggapan terhadap pembatasan ekspor bahan-bahan berteknologi tinggi ke Korea Selatan. Akibatnya, banyak netizen yang menolak untuk mengenakan salah satu produk fashion bentukan Jepang, Uniqlo.

Penjualan Uniqlo di negeri Ginseng ini pun mengalami penurunan. Seperti dilansir Korea Herald, pembelian dengan kartu kredit di sekitar 180 toko Uniqlo di Korea Selatan anjlok 26 persen sejak aksi boikot tersebut.

Namun, kepala keuangan Fast Retailing Co., perusahaan induk Uniqlo, Takeshi Okazaki mengungkapkan bahwa dampak boikot produk Jepang ini hanya sementara dan tidak akan bertahan lama. Pernyataan Takeshi itu rupanya membuat sentimen publik.



Meskipun Uniqlo Korea mengeluarkan permintaan maaf resmi di situs Web-nya pada Senin (22/7/2019), banyak netizen Korea mendesak merek pakaian terbesar Jepang ini untuk meninggalkan negara mereka.

"Kami tidak membutuhkan permintaan maaf Anda. Bawa semua produk kembali ke Jepang. Keluar saja dari Korea, karena kami juga tidak membutuhkan Anda," kata seorang netizen Korea.

"Kita harus mengusir Uniqlo dari negara kita dengan tidak membeli produknya. Itulah satu-satunya cara bagi kami untuk mencetak kemenangan pada akhirnya," komentar netizen lainnya.

"Tinggalkan saja negara ini. Saya tidak ingin melihat merek Anda lagi," tambah yang lainnya.

Heboh, Netizen Korea Selatan Boikot dan Tak Mau Pakai UniqloFoto: istimewa


Beberapa netizen juga mengungkapkan bahwa Uniqlo membuang-buang waktu karena mereka tidak akan menerima permintaan maafnya, bahkan jika pendirinya Tadashi Yanai mengeluarkan permintaan maaf.

Sejak Awal Juli kemarin, hubungan antara Korea dan Jepang memang tidak baik. Jepang telah membatasi ekspor bahan-bahan manufaktur penting ke negara itu, netizen Korea Selatan telah mengambil tindakan ke Instagram dan platform media sosial lainnya untuk menunjukkan dukungan mereka. Lebih dari 2.400 postingan dengan tagar #BoycottJapan telah dibagikan, dengan beberapa gambar dan kalimat yang menyerukan tak menggunakan produk Jepang, dan tidak pergi ke negeri yang disebut sebagai Macan Asia.

Simak Video "Desain Minimalis dan Warna-warna Cerah Jadi Tren di 2019?"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)