Pengakuan Pria Kekar yang Viral karena Jualan Durian, Syok dan Ketakutan

Hestianingsih - wolipop Kamis, 30 Mei 2019 09:11 WIB
Jordan Yeoh. Foto: Facebook Jordan Yeoh. Foto: Facebook

Jakarta - Model binaraga asal Malaysia sempat menjadi viral dan membuat heboh jagad media sosial pada 2015 silam. Pria bernama Jordan Yeoh ini populer dalam semalam karena beredar foto ia berjualan durian di pinggir jalan.

Dinilai netizen terlalu tampan dan atletis untuk berjualan durian, Jordan Yeoh yang juga berprofesi sebagai trainer fitnes pun dijuluki 'pangeran durian'. Padahal, kala itu Jordan hanya membantu bisnis temannya untuk berjualan.

Postingan fotonya yang beredar di Facebook dibagikan sebanyak 18 ribu kali, hanya dalam empat hari hingga membuatnya jadi pemberitaan. Selang tiga tahun berlalu sejak dirinya viral, Jordan akhirnya buka suara tentang perasaannya menjadi 'selebriti' dalam semalam.


Pengakuan Pria Kekar yang Viral karena Jualan Durian, Syok dan KetakutanFoto: Istimewa

Kepada Asia One, pria bertubuh kekar ini mengaku terkejut hingga syok. Bagaimana tidak, dia yang notabene bukan siapa-siapa, mendadak dihubungi media untuk wawancara.

"Satu jam (setelah foto di-posting), suratkabar China menghubungiku dan aku tidak tahu kenapa mereka bisa punya nomor teleponku! Ini lah bagian yang menakutkan," ujarnya.

Sorotan yang tertuju padanya membuat pria 32 tahun ini mengalami sedikit trauma, sampai-sampai takut keluar rumah. Jordan mengaku tidak mau meninggalkan rumah selama tiga hari.
Pengakuan Pria Kekar yang Viral karena Jualan Durian, Syok dan KetakutanFoto: Istimewa


"Esok harinya, aku tidak bisa keluar untuk melatih klienku fitnes. Aku sedang menyetir mobil dan dikenali orang-orang (yang menunggu di tempat parkir)," cerita Jordan.

Akibat ketakutan, dia terpaksa membatalkan janjinya dengan klien.

"Aku bilang, aku tidak bisa melakukan ini," ucapnya.

Namun peristiwa itu ternyata membawa keberuntungan bagi Jordan Yeoh di kemudian hari. Selain personal trainer, ia juga menjadi YouTuber dan influencer fitnes dengan lebih dari 1 juta subscriber. (hst/hst)