Viral, Keluarga Kaya di Arab Hukum ART dengan Mengikatnya di Pohon

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 16 Mei 2019 13:33 WIB
Foto: Facebook Foto: Facebook

Riyadh - Foto yang memperlihatkan seorang wanita muda diikat ke pohon jadi viral di media sosial. Wanita di foto itu diidentifikasi sebagai Lovely Acosta Baruelo yang berasal dari Filipina dan ia bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk keluarga kaya di Arab Saudi.

Seperti dilansir Nextshark, rupanya pada Kamis lalu (9/5/2019), Baruelo membuat marah majikannya karena terlalu lama meninggalkan salah satu perabot mahal mereka di bawah sinar matahari. Akibatnya sang majikan memutuskan untuk menghukumnya dengan mengikatnya ke pohon dan membiarkannya berjemur di cuaca yang panas di Riyadh.

Hukuman ini dimaksudkan memberi Baruelo pelajaran tentang betapa berbahayanya berada di luar berjam-jam di bawah matahari. Sementara itu, foto-foto yang beredar di media sosial sebenarnya diambil oleh rekan kerjanya yang juga berasal dari Filipina.



Pada foto-foto itu terlihat dengan jelas bahwa pergelangan tangan dan kaki wanita berusia 26 tahun ini diikat di kebun majikannya di halaman rumah. Rupanya, ini bukan satu-satunya hukuman kejam yang pernah didapatinya karena rekannya juga mengatakan bahwa bos mereka akan menyakiti mereka bahkan untuk kesalahan yang lebih kecil.

Netizen yang melihat postingan viral itu sangat kesal dengan perlakuan tidak adil yang harus dilalui Baruelo. Mereka pun menuntut sesuatu harus dilakukan untuk membantu ibu dua anak itu dari situasi ini.

Viral, Keluarga Kaya di Arab Hukum ART dengan Mengikatnya di PohonLovely Acosta Baruelo diikat oleh majikannya di pohon sebagai hukuman. Foto: Facebook


Nasib Baruelo menjadi perhatian Kedutaan Besar Filipina dan dia kemudian dipulangkan. Dilaporkan bahwa Baruelo tiba di Manila dengan selamat dan kembali ke keluarganya di La Union.



Setelah tiba di rumah, Baruelo berbagi kisahnya ke Facebook untuk berterima kasih kepada semua orang yang telah membantunya. Dia juga meminta bantuan karena beberapa rekannya masih tinggal di Arab Saudi.

"Terima kasih banyak untuk semua yang telah membantu saya. Saya juga ingin meminta bantuan kepada orang Filipina lainnya yang tinggal di sana. Mereka adalah orang-orang yang membantu saya dan mengunggah foto-foto saya. Saya takut keselamatan mereka. Saya harap mereka juga diselamatkan," tulisnya. (agm/eny)