Dian Sastrowardoyo Rampok Plastik di Jalanan Demi Selamatkan Laut

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 23 Apr 2019 07:03 WIB
Foto: Delia Arnindita Larasati/detikHOT Foto: Delia Arnindita Larasati/detikHOT

Jakarta - Pencemaran laut Indonesia yang semakin memprihatinkan menggugah hati aktris Dian Sastrowardoyo untuk beraksi demi menyalamatkan bahari Nusantara. Ia bahkan rela turun ke jalan untuk menukar kantong plastik bawaan orang lain dengan tas kain.

"Baru-baru ini, aku sama teman-teman, didukung beberapa gerakan peduli lingkungan, melakukan aksi rampok plastik pas car free day di Jakarta. Kami menawarkan kantong kain gratis buat orang-orang yang lagi bawa kantong plastik," ungkap Dian Sastrowardoyo saat jumpa pers pameran 'Laut Kita' persembahan Sejauh Mata Memandang di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Setiap orang yang kedapatan menenteng kantong plastik, Dian Sastrowardoyo langsung menghampirinya. Bintang 'Ada Apa dengan Cinta?' ini lalu memberi tas kain secara cuma-cuma dengan syarat kantong plastik yang mereka bawa sebagai imbalannya. "Banyak yang mengira aku lagi jualan tas kain. Hehehe," kata Dian.

Dari aksi tersebut, ibu dua anak ini dan teman-temannya sukses mengumpulkan 1.000 kantong plastik hasil barteran 450 kantong kain. Kantong plastik itu lalu disulap menjadi instalasi seni di pameran 'Laut Kita' yang berlangsung pada 22 April - 16 Juni 2019. Adapun pameran tersebut dibuka berbarengan dengan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April.

Menurut Dian Sastrowardoyo, lautan Indonesia sudah darurat polusi kantong plastik. Ia menyebut penemuan 6 kg kantong plastik di dalam perut ikan paus yang terdampar di pantai Sulawesi menjadi buktinya.

Belakangan, perempuan 37 tahun ini sudah mulai mengurangi penggunaan kantong plastik, styrofoam dan sedotan yang berpotensi mencemari laut. "Aku baru tahu, tidak semua sampah bernasib sama di tempat pembuangan akhir. Ternyata cuma satu persennya yang didaur ulang. Apa kabarnya yang 99 persen? Ada yang tercecer dan hanyut ke lautan," ungkap Dian Sastrowardoyo.

"Kalau aku tidak segera mengubah gaya hidupku, itu berarti aku sedang meracuni anak cucuku sendiri. Mungkin efeknya baru kita rasakan nanti. Laut semakin tercemar dan ikan-ikan sudah bercampur dengan mikroplastik dan nanopalstik yang membahayakan kesehatan manusia," tambah Dian.



Tonton juga: Bahagianya Dian Sastro Bisa Sukses 'Rampok Plastik'

[Gambas:Video 20detik]


(dng/asf)