George Clooney Serukan Boikot Hotel Sultan Brunei Terkait Rajam Mati LGBT

Hestianingsih - wolipop Jumat, 29 Mar 2019 18:38 WIB
George Clooney dan Amal Clooney. Foto: Odd ANDERSEN/Pool via REUTERS George Clooney dan Amal Clooney. Foto: Odd ANDERSEN/Pool via REUTERS

Jakarta - Brunei Darussalam mengumumkan akan menerapkan hukum cambuk hingga rajam sampai mati bagi LGBT, yang rencananya mulai diberlakukan pekan depan. Keputusan pemerintahan Brunei yang dipimpin Sultan Hassanal Bolkiah ini menimbulkan kontroversi dan kecaman dari kelompok pembela HAM, termasuk aktor George Clooney.

Bintang film 'Ocean's Eleven' itu menyerukan aksi boikot untuk semua jaringan hotel milik Sultan Brunei sebagai bentuk protes terhadap kebijakan baru tersebut. Saat ini, sedikitnya ada sembilan hotel yang dimiliki Sultan Hassanal Bolkiah.

Dalam sebuah kolom opini yang ditulisnya untuk situs berita film Deadline, George Clooney menyoroti peraturan yang akan berlaku pada 3 April 2019 tersebut. Di mana warga Muslim yang dinyatakan bersalah melakukan hubungan seksual sesama jenis, perzinahan, tindakan sodomi dan pemerkosaan akan dicambuk atau rajam sampai mati.


George Clooney menyerukan pada publik agar mau bergabung bersamanya untuk memboikot sembilan hotel milik Sultan Brunei. Tiga di antaranya berada di Inggris, dua hotel di Amerika Serikat, dua di Prancis dan dua lagi di Italia.
George Clooney Serukan Boikot Hotel Sultan Brunei Terkait Rajam Mati LGBTSultan Brunei Hassanal Bolkiah akan memberlakukan hukum cambuk atau rajam sampai mati bagi LGBT. Foto: Dok. REUTERS/Piroschka

Dalam kolomnya, aktor 57 tahun tersebut mengatakan bahwa sembilan hotel itu termasuk dalam jaringan Brunei Investment Agency dan beberapa di antaranya merupakan tempat penginapan paling eksklusif di dunia. George Clooney sendiri mengaku pernah menginap di salah satu dari sembilan hotel tersebut.

"Setiap kali kita menginap, atau mengadakan pertemuan atau makan di salah satu dari sembilan hotel itu secara tidak langsung kita memasukkan uang ke kantong orang-orang yang akan merajam dan mencambuk sampai mati masyarakat mereka sendiri karena menjadi gay atau berzina," tulis George Clooney, dikutip CNN.


George Clooney Serukan Boikot Hotel Sultan Brunei Terkait Rajam Mati LGBTGeorge Clooney dan istrinya Amal Clooney, seorang pengacara pembela kasus HAM. Foto: Getty Images

Ia melanjutkan, "Apakah kita benar-benar akan membantu membayar pelanggaran hak asasi manusia ini? Apa kita benar-benar akan membantu membiayai pembunuhan masyarakat yang tidak bersalah?"

Beberapa hotel yang disebut George Clooney di antaranya The Dorchester di London, Hotel Plaza Athenee di Paris, Hotel Eden di Roma dan Hotel Principe di Milan. Ia mengatakan bahwa aksi boikot memang tidak akan terlalu banyak memberi dampak bagi perubahan hukum rajam dan cambuk. Tapi setidaknya bisa berkontribusi tidak menambah pundi-pundi uang ke harta Sang Sultan dan pemerintahannya.

Simak Juga 'India Hapus Larangan LGBT':

[Gambas:Video 20detik]



Berita tentang Brunei Akan Terapkan Hukum Rajam Sampai Mati Bagi LGBT bisa disimak di sini.


George Clooney Serukan Boikot Hotel Sultan Brunei Terkait Rajam Mati LGBT
(hst/hst)