Dear Ahok yang Mulai Nge-Vlog, Ini 5 Tips Jika Ingin Sukses Jadi YouTuber

Eny Kartikawati - wolipop Kamis, 24 Jan 2019 12:30 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai nge-vlog setelah keluar penjara. Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai nge-vlog setelah bebas dari penjara. Mantan gubernur DKI yang kini ingin dipanggil BTP itu langsung membuat vlog bersama anak sulungnya, Nicholas Sean, di suatu tempat yang dirahasiakan.

Vlog yang sudah selesai syuting itu nantinya akan ditayangkan di chanel YouTube Ahok yang diberi nama Panggil Saya BTP. Menurut politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat setelah selesai menjalani hukuman penjara, Ahok akan menjadi YouTuber. Dan Djarot mengatakan penghasilan Ahok sebagai YouTuber akan disumbangkan untuk yayasan BTP Foundation.

"Dia akan jadi vlogger, jadi YouTuber. Kalau sudah banyak yang subscirbe itu akan dapat duit juga. Itu akan masuk BTP Foundation," ujar Djarot saat berbincang dengan detikcom, Kamis (24/1/2019).



YouTuber kini memang menjadi profesi yang menjanjikan. Sederet YouTuber Indonesia yang sukses mencicipi penghasilan hingga miliaran rupiah berkat profesi tersebut. Ria Ricis misalnya yang kini memiliki lebih 8,9 juta subscriber, penghasilannya dari YouTube telah menghasilkan rumah mewah untuknya.

Bagaimana agar sukses menjadi YouTuber? Untuk Ahok dan kamu yang mau mencoba peruntungan menjadi YouTuber atau Vlogger, berikut berbagai tips yang Wolipop rangkum dari sejumlah YouTuber yang telah lebih dulu eksis:

1. Jadi Diri Sendiri

[Gambas:Youtube]

Tips bikin vlog yang pertama disampaikan oleh presenter dan model Patricia Gunawan atau lebih dikenal Patricia Gouw. Menurut wanita yang akrab disapa Pat, seorang YouTuber harus menjadi dirinya sendiri. "Jadilah diri sendiri dan buat video yang memang sesuai dengan hasrat dan karakter diri," ujarnya.

Pernah suatu kali Pat yang berjiwa jenaka membuat vlog dengan gaya yang lebih serius. "Gue pernah coba sih, tapi nggak ada yang nonton. Nggak cocok soalnya. Hahaha," ucap Pat yang akun YouTube miliknya telah memiliki hampir 85 ribu subscriber itu saat berbincang dengan Wolipop.

Hal yang sama juga diungkapkan beauty vlogger internasional Tina Yong. Wanita yang memiliki lebih dari 2 juta subscriber itu mengatakan sebaiknya saat mulai membuat konten jangan meniru orang lain.
"Anda boleh terinspirasi dari orang lain tapi Anda harus punya style anda sendiri," tutur Tina ketika ditemui di Artpreneur Ciputra, Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

2. Banyak Belajar

[Gambas:Youtube]

Awal mula membuat vlog pada 2016 silam, Pat mengaku sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang vlog. Teman-temannya yang notabenenya vlogger sejati menjadi sumber inspirasinya.

"Pokoknya, jangan pernah malu untuk belajar bikin vlog dari orang lain. Aku sendiri banyak belajar dari Jovi (Adhiguna) sama Anaz (Anastasia Siantar). Kalau untuk nge-vlog, mereka ahlinya deh," ucap presenter Insert ini.

3. Bekerjasama dengan Sesama Vlogger

[Gambas:Youtube]

Bisa bayangkan ketika dua vlogger melakukan syuting bersama? Bukan hanya menggabungkan para fans dan penonton kedua vlogger dalam satu waktu, momen kolaborasi seperti ini biasanya sangat ditunggu dan menarik bagi penonton. Para beauty vlogger internasional biasanya berkolaborasi untuk saling berbagi tips make-up mereka sekaligus melakukan beauty session bersama.

Bukan hanya beauty vlogger, YouTuber populer Indonesia seperti Raditya Dika, Atta Halilintar, Ria Ricis dan Raffi Ahmad pun kerap melakukan kolaborasi ini. Salah satu contoh video kolaborasi YouTuber Indonesia adalah saat Raditya Dika membuat vlog mengunjungi rumah baru Ria Ricis yang mewah.

4. Konsisten

[Gambas:Youtube]

Untuk bisa menarik masyarakat yang menonton dan mendapat banyak viewers serta penggemar, konsisten mengunggah video juga dibutuhkan, demikian menurut fashion & beauty influencer Jovi Adhiguna. Jovi mengatakan dia biasanya mengunggah video setiap seminggu sekali.
"Konsisten ya jangan jarang-jarang uploadnya. Banyak hal sebenarnya yang bisa kita angkat. Tapi kalau aku biasanya seminggu sekali dan kontennya itu positif. Karena penggemar dan viewers aku banyakan anak-anak jadi aku nggak ngomong kasar gitu," tutur Jovi yang akun YouTube miliki sudah di-subscribe lebih dari 220 ribu.

5. Libatkan Penonton

[Gambas:Youtube]

Apalah artinya video yang dibuat jika tak ada yang menonton. Untuk itu seorang YouTuber harus selalu melibatkan penonton video mereka. Raditya Dika yang sukses memiliki lebih dari 5,8 juta subscriber kerap bertanya pada penonton videonya mengenai berbagai hal, seperti ide kolaborasi atau ide tantangan yang bisa diangkat untuk vlog berikutnya.

Bersikaplah terbuka pada kritik dan saran yang didapat dari penonton video. Bacalah komentar mereka dan biarkan penonton tahu bahwa memang masukan dari mereka menjadi perhatian untuk video berikutnya. (eny/ami)