Wawancara Eksklusif Hari Ibu

Kisah Aliyah Bolak-balik Kerja Yogyakarta-Bandung saat Hamil Anies Baswedan

Hestianingsih - wolipop Minggu, 23 Des 2018 11:05 WIB
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Hamil bukanlah halangan bagi seorang ibu untuk tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasanya. Menyibukkan diri saat hamil dengan tetap memerhatikan kesehatan janin, justru bisa memberi keuntungan bagi ibu dan bayi. Itulah yang dipercaya Aliyah Rasyid Baswedan, saat mengandung, Anies Baswedan.

Ketika hamil Anies Baswedan, putra pertamanya yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Aliyah Rasyid harus bolak-balik dari kediamannya di Yogyakarta ke Bandung untuk mengajar. Perjalanan ribuan kilometer dengan moda transportasi kereta api pun dijalaninya selama kehamilan.

Rasa lelah dan sempat kepayahan karena saat hamil muda ia sering merasakan mual tak menghalangi niatnya, demi dedikasi sebagai seorang pengajar. Tantangan itu pun berhasil dilewati dan sampai sekarang, Aliyah Rasyid masih aktif mengajar bahkan menjadi guru besar di Universitas Negeri Yogyakarta.

Kisah Aliyah Bolak-balik Kerja Yogyakarta-Bandung saat Hamil Anies BaswedanFoto: Ari Saputra/detikcom
"Pasti susah. Orang sedang hamil harus naik kereta pulang-pergi. Beberapa hari itu berat juga. Tapi saya anggap hiburan saja. Saya bisa berangkaylt bersama Bapak diantar," kata Aliyah Rasyid dalam wawancara eksklusif Hari Ibu dengan detikcom, Jumat (21/12/2018).

Wanita 78 tahun ini juga bercerita, sebagaimana wanita hamil pada umumnya, ia juga mengalami mual dan muntah di awal-awal kehamilan. Namun proses itu dijalaninya dengan sabar dan tetap semangat.

"Awal-awal biasa ya orang hamil muda pakai mual-mual dan sakit. Tapi misalnya mau berangkat kerja, muntah duli ya nggak apa-apa. Terus selesai (muntah) bekerja lagi. Tidak terus meringkuk saja di tempat tidur," tutur Aliyah Rajasa.

Kisah Aliyah Bolak-balik Kerja Yogyakarta-Bandung saat Hamil Anies BaswedanFoto: Ari Saputra/detikcom
Tetap aktif bekerja saat hamil, dirasakan Aliyah memberi banyak manfaat bagi ibu maupun perkembangan janin. Menurutnya pendidikan anak tidak hanya diberikan setelah melahirkan tapi sejak dalam kandungan.

"Saya pikir itu justru memberi nilai positif karena di dalam kandungan pun pendidikan bisa dilaksanakan. Dengan saya mengandung sambil tetap mengajar itu ada nilai-nilai positif yang mengalir kepada janin," jelas Aliyah.

Wanita kelahiran Kuningan, Jawa Barat, ini juga percaya jika seorang ibu selalu berpikiran positif saat hamil, janin juga akan merasakan ketenangan dan ikatan emosional yang lebih erat.

"Kalau ibunya sedih atau berpikir positif juga akan mengalir pada anaknya. Jadi saya berpikir dengan bolak-balik mengajar ada baiknya juga untuk anak," pungkas Aliyah.


Kisah Aliyah Bolak-balik Kerja Yogyakarta-Bandung saat Hamil Anies Baswedan
(hst/ami)