Sibuk Hura-hura dan Pesta Bareng Pacar, Wanita Ini Telantarkan Anak

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 14 Nov 2018 13:36 WIB
Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Thinkstock Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Thinkstock

Taipei - Setiap orangtua yang baik tentu memiliki kewajiban untuk menjaga dan memberikan kehidupan yang aman bagi anak-anaknya. Tapi, seorang ibu di Taiwan ini tega menelantarkan anaknya karena sibuk cari hiburan bersama pacarnya yang pengangguran.

Baru-baru ini seorang bocah dua tahun di Taipei ditemukan tewas di toilet apartemen sewaan yang ia tinggali bersama ibu dan pacar sang ibu. Menurut ET Today, seorang ibu yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga Lin mengungkapkan bahwa ia awalnya tinggal dengan mantan pacarnya yang juga merupakan ayah dari anaknya, namun mereka memutuskan untuk berpisah.

Lin kemudian menemukan pekerjaan baru di klub malam hotel sehinga ia pindah ke dekat tempat kerjanya. Kemudian, ia bertemu dengan seorang lelaki baru bernama Xiao secara online dan menjalin hubungan asmara. Xiao adalah pengangguran dan sering menginap di tempat Lin bersama bocah kecilnya.



Lin menghasilkan Rp 19 juta dalam sebulan, tetapi karena pacarnya tak memiliki pekerjaan, ia akan menggunakan semua uangnya demi hiburan mereka. Pada Jumat malam (9/11/2018), polisi menerima telepon dari apartemen Lin dan menemukan putranya tewas di toilet.

Setelah diperiksa, polisi menyimpulkan jika bocah itu sudah meninggal setidaknya dua hari yang lalu. Terungkap bahwa Lin telah keluar bekerja dan berpesta dengan teman-temannya selama beberapa hari dan telah mengunci putranya di toilet tiga hari yang lalu karena tangisannnya yang tak henti-henti sebelum ia pergi keluar.

Tak ada tanda-tanda kekerasan pada diri putra Lin sehingga polisi menduga bahwa ia telah meninggal kelaparan karena berat badannya hanya sekitar 6 kg, padahal untuk usianya, ia harusnya memiliki berat badan sekitar 14 kg. Polisi mengatakan bahwa korban sangat kurus sehingga mereka hanya bisa melihat kulit dan tulang, dan sepertinya dia belum makan dengan baik selama lebih dari setengah tahun.



Rupanya, bocah lelaki itu memiliki saudara perempuan yang setahun lebih muda darinya tetapi dia telah meninggal sekitar setengah tahun yang lalu diduga karena kelaparan juga. Ditemukan bahwa Lin tidak membeli susu bubuk atau makanan bayi untuk putranya tetapi hanya memberinya makan sisa makanan yang dia miliki dengan pacarnya.

Sementara itu, ketika ditanya, pacar Lin, Xiao mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang rutinitas anak Lin dan mengatakan bahwa itu bukan putranya sehingga tragedi ini tidak ada hubungannya dengan dia. Polisi juga menemukan bahwa pasangan itu tidak segera melaporkan kematian bocah itu tetapi pergi ke taman terdekat dengan teman-teman mereka selama dua jam. Saat ini polisi masih menyelidiki insiden tersebut.
(agm/eny)