Dibantu Warga, Kisah Pria Agar Bisa Temani Istri Sakit Ini Hangatkan Hati

Anggi Mayasari - wolipop Selasa, 06 Nov 2018 17:45 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock

California - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa bermanfaat dan membantu orang lain. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh orang-orang asal California ini, saling membantu dengan cara tak biasa dan bikin hati netizen terenyuh.

Tak sedikit pelanggan toko donat di Seal Beach, California dan warga setempat membeli banyak donat setiap pagi. Bukan tanpa alasan, mereka membeli banyak donat agar penjual tersebut bisa pulang ke rumah, dan lekas berkumpul dengan istrinya yang sakit.


John Chhan telah menjalankan toko Donut City bersama istrinya, Stella selama tiga puluh tahun. Namun, belum lama ini, sang istri menderita aneurisma, yakni penyakit dengan pelebaran abnormal pada pembuluh nadi karena kondisi dinding pembuluh darah yang lemah.
Banyak pelanggan membeli donat agar penjual bisa cepat bersama istrinyaBanyak pelanggan membeli donat agar penjual bisa cepat bersama istrinya Foto: dok. CBS Los Angeles

Pasangan ini berasal dari Kamboja dan tiba di Orange County pada 1979. Menurut laporan CBS, sejak saat itu mereka telah membuka toko donat bersama di Pacific Coast Highway.

Kondisi Stella yang sekarang dalam rehabilitasi ini membutuhkan perawatan dan perhatian terus-menerus. Chhan pun mulai menjaga toko sendirian ketika Stella jatuh sakit. Ia mengungkapkan bahwa dirinya harus buru-buru menjual donat agar bisa bersama istrinya.

"Dia bisa berbicara, bisa menulis juga. Dan sekarang dia berusaha untuk bisa makan beberapa makanan," ungkap Chhan.

Setelah mengetahui kondisi Stella, pelanggan reguler Donut City memutuskan untuk membantu dengan membeli selusin donat sekaligus agar donat bisa terjual habis lebih awal setiap hari. Beberapa pelanggan bahkan menawarkan untuk membuat akun GoFundMe untuk pasangan itu, tetapi Chhan menolak, dan mengatakan bahwa yang ia butuhkan adalah menghabiskan lebih banyak waktu bersama istrinya.

Sementara itu, beberapa orang juga membantu menyebarkan berita melalui buletin dan dari mulut ke mulut, untuk meyakinkan semua orang agar membeli donat satu lusin sekaligus. Dengan bantuan pelanggan, Chhan dapat menutup tokonya mulai pukul 8 pagi dan mengunjungi istrinya di pusat rehabilitasi segera setelah itu.
(agm/eny)