Berkulit Gelap, Model Joan Smalls Jadi Korban Diskriminasi Ras

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 04 Jul 2018 14:41 WIB
Foto: getty Images Foto: getty Images

London - Joan Smalls sukses merintis kariernya sebagai model. Tapi rupanya, ia sempat sulit mendapatkan tawaran lantaran kulitnya berwarna gelap.

Perjalanan karier model Joan Smalls tak melulu berjalan mulus. Di awal kariernya, perempuan berdarah Puerto Rico itu sempat menjadi korban diskriminasi di dunia modeling. Punya kulit berwarna gelap, Joan kerap mengalami penolakan.

Baca Juga: Penampilan Nyentrik Model Joan Smalls dengan Lipstik Ungu Elektrik

Joan Smalls bersama Gigi dan Bella Hadid. Joan Smalls bersama Gigi dan Bella Hadid. (Foto: Tristan Fewings/Getty Images for Moschino)
"Ya, aku pernah ditolak karena warna kulitku dan itu sangat disayangkan serta berpikiran sempit. Tapi aku tak mau menyerah. Aku lalu mengelilingi diriku dengan orang-orang kreatif yang melihat kecantikan apa adanya," kata Joan seperti dikutip FemaleFirst.

Perempuan 29 tahun itu lalu menegaskan bahwa ras, warna, ataupun agama adalah identitas yang membuat seseorang unik. Sangat disayangkan bila banyak brand yang masih mencari model dengan stereotipe umum. "Semuanya tentang mendobrak energi negatif," tambah Joan.

Baca Juga: Gigi Hadid, Joan Smalls dan Lily Aldridge Tanpa Busana untuk Stuart Weitzman

Joan Smalls bersama anjing kesayangannya. Joan Smalls bersama anjing kesayangannya. (Foto: Instagram/@joansmalls)

Lantas, jika gagal menjadi model, Joan mengaku bakal memilih profesi psikolog. Dulu, ia pernah berencana melanjutkan pendidikannya ke program doktoral di bidang psikologi. "Aku suka mengenal lebih dekat orang-orang dan apa yang memotivasi mereka, serta bagaimana memahami pikiran manusia dan cara menolongnya," kata Joan.


(dtg/dtg)