Intimate Interview
Dellie Threesyadinda, Pemanah Cantik yang Bawa Harum Nama Indonesia
Anggi Mayasari - wolipop
Senin, 27 Nov 2017 07:20 WIB
Lombok
-
Nama Dellie Trisyadinda dikenal jadi salah satu atlet panahan yang sering berlaga di kejuaraan dunia. Ia pun cukup aktif menyumbang prestasi untuk Tanah Air. Wanita yang akrab disapa Dinda ini pernah mendapatkan medali emas di ajang Sea Games 2013.
Dinda mulai belajar teknik olahraga panahan dan ikut kejuaraan sejak usia tujuh tahun. Pada mulanya ia menggeluti panahan karena dorongan dari orangtuanya. Namun, lambat laun ia pun jadi mencintai olahraga tersebut.
"Waktu tujuh tahun, aku ikut pertandingan daerah gitu terus menang, dari situ ikut pertandingan berikutnya jadi nagih. Terus di kejurnas dulu turun di event nasional PON, terus ASEAN sampai World Cup," Cerita Dinda pada acara Marina Beauty Journey di Vila Ombak Resort, Lombok.
Wanita asal Surabaya ini berhasil mengukir prestasi pada ajang Archery World Cup di Turki pada 2016 dengan membawa medali perunggu. Putri dari atlet panahan senior Lilies Handayani ini juga pernah meraih emas di Asian Gran Prix 2013 di Bangkok, Thailand.
Berhasil menang di berbagai kejuaraan, Dinda pun mengungkapkan bahwa setiap pertandingannya itu memiliki tantangan tersendiri. Ia mengaku tak bisa terpaku dengan kemenangan yang dihasilkannya karena harus selalu meningkatkan performa untuk pertandingan berikutnya.
"Sedikit banyak pasti lebih sulit, karena kalau kita udah di atas tapi kita diem aja nanti yang lainnya teman-temannya pada nyusul. Lawan kita kan juga selalu ganti terus," jelasnya.
Bagi atlet cantik ini, olahraga panahan memengaruhi banyak karakternya. Dinda bisa belajar untuk mengendalikan emosi, mengontrol diri, dan fokus.
"Karena pada saat kita pertandingan, yang kita kalahkan itu bukan lawan kita, tapi gimana kita bisa mengendalikan emosi. Kita nggak boleh terlalu ingin menang. Kita juga harus kontrol semangat dan ambisi, kita harus fokus. Kalau fokusnya cuma ingin menang dan bukannya ke teknik itu bakalan buyar," kata Dinda.
Masuk ke tim nasional pada 2007, atlet panahan yang juga jadi brand ambassador Marina ini pernah merasa terpuruk saat scorenya dalam pertandingan tiba-tiba turun dan kehilangan semangat. Meskipun begitu, ia pun mencoba bangkit dengan memotivasi pikiran positif dan percaya bahwa semua adalah proses kehidupan
"Golden moment itu bukan saat saya mendapat medali emas, tapi gimana saat saya jatuh, saat lagi down tapi bisa balik lagi, berjuang lagi buat bisa bagus lagi," ujar Dinda.
Membawa nama Indonesia bagi wanita berusia 27 tahun ini bukan hanya kebanggaan untuk dirinya sendiri. Tapi, suatu tugas bagaimana caranya Indonesia bisa ditempatkan di tempat terbaik.
"Jadi kita udah mikir bukan individu. Saat teman kita dapat medali emas, kita ikut nangis,ikut senang. Disaat kita menyanyikan lagu Indonesia Raya di negara orang, kita ikut nangis sampai segitunya udahan," tuturnya.
Meski bukanlah hal mudah untuk bisa menjadi terbaik Dinda akan selalu berusaha keras. Ia pun mengungkapkan bahwa terus berusaha dan tak menyerah akan selalu menghasilkan hal yang terbaik.
"Harus keras, kalau nggak keras nggak bisa kena targetnya. Kita latihan fisik, abis latiham fisik kita latihan panah, istirahat cuma dua jam, abis itu kita latihan lagi sampai sore. Malam kita recovery terus kita lakuin sampai Sabtu, Minggu kita rest. Karena kita mengejar sesuatu ada harga yang harus dibayar, ada yang harus dikorbankan, keluarga pasti, terus waktu untuk main-main itu pasti berkurang," terang Dinda.
"Kalau kita berusaha terus itu pasti tidak akan menghianati hasil. Jangan pernah minder. Kadang-kadang eventnya udah dunia kita merasa kecil. Padahal kita semua sama. Kita harus bawa satu kepercayaan diri yang memang harus kita punya," tambahnya. (agm/ami)
Nama Dellie Trisyadinda dikenal jadi salah satu atlet panahan yang sering berlaga di kejuaraan dunia. Ia pun cukup aktif menyumbang prestasi untuk Tanah Air. Wanita yang akrab disapa Dinda ini pernah mendapatkan medali emas di ajang Sea Games 2013.
Dinda mulai belajar teknik olahraga panahan dan ikut kejuaraan sejak usia tujuh tahun. Pada mulanya ia menggeluti panahan karena dorongan dari orangtuanya. Namun, lambat laun ia pun jadi mencintai olahraga tersebut.
"Waktu tujuh tahun, aku ikut pertandingan daerah gitu terus menang, dari situ ikut pertandingan berikutnya jadi nagih. Terus di kejurnas dulu turun di event nasional PON, terus ASEAN sampai World Cup," Cerita Dinda pada acara Marina Beauty Journey di Vila Ombak Resort, Lombok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berhasil menang di berbagai kejuaraan, Dinda pun mengungkapkan bahwa setiap pertandingannya itu memiliki tantangan tersendiri. Ia mengaku tak bisa terpaku dengan kemenangan yang dihasilkannya karena harus selalu meningkatkan performa untuk pertandingan berikutnya.
"Sedikit banyak pasti lebih sulit, karena kalau kita udah di atas tapi kita diem aja nanti yang lainnya teman-temannya pada nyusul. Lawan kita kan juga selalu ganti terus," jelasnya.
Foto: Instagram Dellie Trisyadinda |
"Karena pada saat kita pertandingan, yang kita kalahkan itu bukan lawan kita, tapi gimana kita bisa mengendalikan emosi. Kita nggak boleh terlalu ingin menang. Kita juga harus kontrol semangat dan ambisi, kita harus fokus. Kalau fokusnya cuma ingin menang dan bukannya ke teknik itu bakalan buyar," kata Dinda.
Masuk ke tim nasional pada 2007, atlet panahan yang juga jadi brand ambassador Marina ini pernah merasa terpuruk saat scorenya dalam pertandingan tiba-tiba turun dan kehilangan semangat. Meskipun begitu, ia pun mencoba bangkit dengan memotivasi pikiran positif dan percaya bahwa semua adalah proses kehidupan
"Golden moment itu bukan saat saya mendapat medali emas, tapi gimana saat saya jatuh, saat lagi down tapi bisa balik lagi, berjuang lagi buat bisa bagus lagi," ujar Dinda.
Membawa nama Indonesia bagi wanita berusia 27 tahun ini bukan hanya kebanggaan untuk dirinya sendiri. Tapi, suatu tugas bagaimana caranya Indonesia bisa ditempatkan di tempat terbaik.
"Jadi kita udah mikir bukan individu. Saat teman kita dapat medali emas, kita ikut nangis,ikut senang. Disaat kita menyanyikan lagu Indonesia Raya di negara orang, kita ikut nangis sampai segitunya udahan," tuturnya.
Foto: Instagram Dellie Threesyadinda |
"Harus keras, kalau nggak keras nggak bisa kena targetnya. Kita latihan fisik, abis latiham fisik kita latihan panah, istirahat cuma dua jam, abis itu kita latihan lagi sampai sore. Malam kita recovery terus kita lakuin sampai Sabtu, Minggu kita rest. Karena kita mengejar sesuatu ada harga yang harus dibayar, ada yang harus dikorbankan, keluarga pasti, terus waktu untuk main-main itu pasti berkurang," terang Dinda.
"Kalau kita berusaha terus itu pasti tidak akan menghianati hasil. Jangan pernah minder. Kadang-kadang eventnya udah dunia kita merasa kecil. Padahal kita semua sama. Kita harus bawa satu kepercayaan diri yang memang harus kita punya," tambahnya. (agm/ami)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sinopsis Trauma Center di Bioskop Trans TV, Dibintangi Bruce Willis
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
6 Fakta Ahn Sung Ki, Aktor Korea Meninggal Usai Tersedak dan Henti Jantung
Deklarasi Cinta Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Usai Menang Aktor Terbaik
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
4
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
5
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
MOST COMMENTED












































Foto: Instagram Dellie Trisyadinda
Foto: Instagram Dellie Threesyadinda