Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Alasan Pria Ini Tato Wajah dengan Gambar Peta Indonesia

Anggi Mayasari - wolipop
Rabu, 20 Sep 2017 08:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram
Jakarta -
Baru-baru ini seorang pria yang mentato wajahnya dengan lukisan peta Indonesia menjadi viral di media sosial. Banyak netizen yang menganggap bahwa itu adalah salah satu bentuk cinta Tanah Air. Lalu apa alasan pria yang memiliki nama Cheko ini memutuskan untuk mentato sebagian besar wajahnya dengan gambar gugusan pulau Indonesia?

Saat dihubungi oleh Wolipop, Cheko mengaku mentato wajahnya dengan pulau-pulau yang ada di Indonesia sebagai bentuk identitas dirinya. Ia pun malas menjawab saat ditanya banyak orang tentang asal dirinya.

"Saya nggak punya identitas, saya nggak punya KTP karena ngurusin ribet, segala macem ribet sampe dikorupsi, ya sudah bikin aja tato di muka peta Indonesia supaya orang nggak bertanya lagi kamu orang mana, identitasmu mana," ungkap Cheko pada Wolipop, Selasa (19/9/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun banyak dibilang keren oleh netizen karena sebagai salah satu bentuk totalitas anak bangsa, ternyata tak sedikit juga netizen yang berkomentar negatif dan menyebut tindakan Cheko tak patut dicontoh. Pria berusia 35 tahun ini pun dengan santai menanggapinya.

Alasan Pria yang Viral Karena Mentato Wajahnya Bergambar Peta Indonesia Foto: ist
"Nggak apa-apa mau dibilang seram atau apa, kan masing-masing orang punya persepsi, jadi silahkan berpersepsi," imbuhnya.

Pria yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan ini juga mengungkapkan keputusan dirinya mentato peta Indonesia mulai dari Pulau Sumatra hingga Papua di bagian wajahnya. Menurutnya, wajah adalah bagian yang tepat agar orang lain bisa langsung melihat identitas dirinya.

"Space-nya bagus di wajah supaya nggak dipertanyakan lagi ya, kalau di badan masa harus buka baju dulu biar keliatan. Ya meskipun sakit banget sih di wajah yang bagian Kalimantan dan Sulawesi," ujar Cheko.

Sementara itu, menurut Hanafi, pria yang mentato Pulau Indonesia pada wajah Cheko, proses pembuatan tato tersebut membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan memiliki kesulitan tersendiri. Pria yang berusia 38 tahun dari Unyil Tattoo Gallery ini juga menceritakan jika pembuatan tato di wajah tak semudah dengan mentato di badan.

"Itu tatonya kan manual pakai alat hand poking, kesulitannya sih pas narik kulitnya karena tato di muka beda dengan nato di badan. Apalagi pas di area mata dekat hidung, harus ekstra sabar sih pelan-pelan tapi pasti," ungkap Hanafi.
(agm/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads