Lee Su Ryeon, Bodyguard Perempuan Pertama Korsel yang Jadi Aktris
Hestianingsih - wolipop
Senin, 19 Jun 2017 18:31 WIB
Jakarta
-
Temui Lee Su Ryeon, bodyguard kepresidenan wanita di Korea Selatan. Wanita 34 tahun ini bergabung dalam pasukan pengamanan presiden (paspampres) di Blue House (istilah yang sama untuk White House di Amerika Serikat) selama 10 tahun dan menjadi anggota paspampres wanita pertama di Negeri Ginseng itu.
Namun setelah 10 tahun mengabdi pada negara, Lee Su Ryeon memutuskan banting stir ke dunia hiburan dengan menjadi aktris. Rekan kerja maupun teman-teman Lee mencoba mencegah dirinya melakukan keputusan yang mengubah hidup itu, tapi ia kukuh ingin terjun ke dunia akting dan resmi 'pensiun' pada 2013.
Apa yang menyebabkan Lee Su Ryeon berhenti jadi bodyguard presiden?
Pengalaman jadi bodyguard presiden
Lee Su Yreon sebenarnya sangat menyenangi seni bela diri sejak kecil. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi Bahasa Inggris dan bekerja sebagai reporter, Lee melamar untuk menjadi salah satu anggota bodyguard presiden Korea Selatan.
Ia mengungkapkan latihan fisik untuk pekerjaan tersebut sangatlah ketat. Lee harus bangun pukul 4 pagi untuk berlatih bela diri seperti Taekwondo, Judo, Hapkido, juga latihan militer.
Latihan-latihan keras diwajibkan untuk mempersiapkan para pengawal presiden agar selalu waspada dan siap dengan segala situasi. Latihan demi latihan membuat Lee jadi salah satu bodyguard berbakat. Ia pernah bekerja untuk regu khusus polisi, Angkatan Laut, Angkatan Udara bahkan bergabung dalam unit penghancuran bawah laut.
"Meskipun berat, aku mampu bertahan di sana dengan rasa bangga. Mengubah diriku jadi seseorang yang rela terbunuh demi keselamatan orang lain adalah sesuatu yang istimewa," ujar Lee seperti dikutip dari Asian Crush.
Dalam 10 tahun kariernya sebagai bodyguard presiden, Lee pernah menkabat sebagai kepala pengamanan di pertemuan tingkat tinggi G20 dan ASEM. Meskipun saat menjalankan tugas, ia sempat dipandang sebelah mata karena usia yang masih sangat muda dan gendernya yang seorang wanita.
"Unit tersebut terdiri dari prajurit-prajurit dan polisi yang sudah berpengalaman dan lebih tua dariku. Keengganan mereka bekerja dengan wanita yang lebih muda sangat jelas," tutur Lee.
Lee pernah mengawal dan melindungi keselamatan para politisi dari berbagai dunia, mulai George W. Bush hingga Perdana Menteri Jepang Shinzi Abe, termasuk tiga presiden Korea Selatan yang berkuasa kala itu.
Memutuskan jadi aktris
Di pertengahan usia 30-nya, Lee membuat keputusan besar. Berhenti jadi bodyguard presiden dan pindah jalur profesi menjadi aktris. Alasannya, karena Lee ingin mencoba sesuatu yang baru.
"Pikirku akan sangat membosankan menjalani kehidupan yang terlalu gampang ditebak. Aku tidak suka membayangkan diriku masih melakukan pekerjaan yang sama di 10 atau 20 tahun ke depan, jadi aku menginginkan karier baru yang bisa membuat jantungku berdebar lagi," ungkapnya kepada Korea Times.
Di awal-awal kariernya sebagai aktris, Lee mengaku mengalami berbagai kendala. Tapi itu dianggapnya sebagai tantangan karena telah berani masuk ke dunia yang sama sekali berbeda. Dalam akting Lee harus total mengekspresikan perasaannya. Sementara ketika menjadi bodyguard, ia terlatih menutupi emosi dan 'mematikan' perasaannya ketika bertugas.
"Sekarang aku mencintai akting. Semakin aku berusaha membawa keluar perasaan di dalam hatiku, aku lebih memahami perasaan orang lain. Aku merasa hidup," pungkasnya. (hst/eny)
Namun setelah 10 tahun mengabdi pada negara, Lee Su Ryeon memutuskan banting stir ke dunia hiburan dengan menjadi aktris. Rekan kerja maupun teman-teman Lee mencoba mencegah dirinya melakukan keputusan yang mengubah hidup itu, tapi ia kukuh ingin terjun ke dunia akting dan resmi 'pensiun' pada 2013.
Apa yang menyebabkan Lee Su Ryeon berhenti jadi bodyguard presiden?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lee Su Yreon sebenarnya sangat menyenangi seni bela diri sejak kecil. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi Bahasa Inggris dan bekerja sebagai reporter, Lee melamar untuk menjadi salah satu anggota bodyguard presiden Korea Selatan.
Ia mengungkapkan latihan fisik untuk pekerjaan tersebut sangatlah ketat. Lee harus bangun pukul 4 pagi untuk berlatih bela diri seperti Taekwondo, Judo, Hapkido, juga latihan militer.
Lee Su Ryeon saat melakukan pengawalan tokoh politik. Foto: ist. |
Latihan-latihan keras diwajibkan untuk mempersiapkan para pengawal presiden agar selalu waspada dan siap dengan segala situasi. Latihan demi latihan membuat Lee jadi salah satu bodyguard berbakat. Ia pernah bekerja untuk regu khusus polisi, Angkatan Laut, Angkatan Udara bahkan bergabung dalam unit penghancuran bawah laut.
"Meskipun berat, aku mampu bertahan di sana dengan rasa bangga. Mengubah diriku jadi seseorang yang rela terbunuh demi keselamatan orang lain adalah sesuatu yang istimewa," ujar Lee seperti dikutip dari Asian Crush.
Dalam 10 tahun kariernya sebagai bodyguard presiden, Lee pernah menkabat sebagai kepala pengamanan di pertemuan tingkat tinggi G20 dan ASEM. Meskipun saat menjalankan tugas, ia sempat dipandang sebelah mata karena usia yang masih sangat muda dan gendernya yang seorang wanita.
"Unit tersebut terdiri dari prajurit-prajurit dan polisi yang sudah berpengalaman dan lebih tua dariku. Keengganan mereka bekerja dengan wanita yang lebih muda sangat jelas," tutur Lee.
Lee pernah mengawal dan melindungi keselamatan para politisi dari berbagai dunia, mulai George W. Bush hingga Perdana Menteri Jepang Shinzi Abe, termasuk tiga presiden Korea Selatan yang berkuasa kala itu.
Memutuskan jadi aktris
Di pertengahan usia 30-nya, Lee membuat keputusan besar. Berhenti jadi bodyguard presiden dan pindah jalur profesi menjadi aktris. Alasannya, karena Lee ingin mencoba sesuatu yang baru.
Lee Su Ryeon. Foto: ist. |
"Pikirku akan sangat membosankan menjalani kehidupan yang terlalu gampang ditebak. Aku tidak suka membayangkan diriku masih melakukan pekerjaan yang sama di 10 atau 20 tahun ke depan, jadi aku menginginkan karier baru yang bisa membuat jantungku berdebar lagi," ungkapnya kepada Korea Times.
Di awal-awal kariernya sebagai aktris, Lee mengaku mengalami berbagai kendala. Tapi itu dianggapnya sebagai tantangan karena telah berani masuk ke dunia yang sama sekali berbeda. Dalam akting Lee harus total mengekspresikan perasaannya. Sementara ketika menjadi bodyguard, ia terlatih menutupi emosi dan 'mematikan' perasaannya ketika bertugas.
"Sekarang aku mencintai akting. Semakin aku berusaha membawa keluar perasaan di dalam hatiku, aku lebih memahami perasaan orang lain. Aku merasa hidup," pungkasnya. (hst/eny)
Olahraga
Sepatu Roda Anak Pemula Favorit Orang Tua, Oxelo Learn 100 jadi Pilihan Aman untuk Langkah Pertama
Olahraga
Aktivitas Outdoor Anti-Belang dengan 3 Arm Sleeve Anti UV yang Bikin Lengan Tetap Adem
Pakaian Wanita
Outfit Terasa Biasa? Tambahkan Belt Ini Dijamin Tampilan Kamu Makin Keren dan Stylish
Hobi dan Mainan
CRYBABY Wild but Cutie POP MART, Blind Box Gemas Buat Gantungan Tas & Koleksi Harian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
Curhat Wendy Red Velvet Makan karena Terpaksa, Bikin Fans Khawatir
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
2
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump
5
V BTS Jadi Idol KPop Paling Dicari di Google, Terpopuler Versi Forbes Korea
MOST COMMENTED












































Lee Su Ryeon saat melakukan pengawalan tokoh politik. Foto: ist.
Lee Su Ryeon. Foto: ist.