Cerita Haru Lindsay Lohan Saat Bertemu Pengungsi Suriah
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 22 Feb 2017 10:06 WIB
Jakarta
-
Lindsay Lohan memiliki perjalanan spiritual yang diakui membuat dirinya lebih tenang. Ia pun berbagi cerita mengenai perjalanannya tersebut termasuk saat mengunjungi para pengungsi Suriah di Turki pada September 2016.
Berbicara kepada The View, Lindsay mengaku perasaannya sangat bergejolak saat memeluk anak-anak di tempat pengungsian. Aktris 30 tahun ini bahkan menangis saat mendengar cerita ketakutan anak-anak di kampung pengungsi akan bom yang bisa meledak setiap detik.
"Aku langsung menangis, terisak. Anak-anak ini, mereka takut akan bom yang bisa meledak setiap detik," ujar Lindsay.
Bintang film 'Herbie: Fully Loaded' itu juga bercerita mengenai perjuangan anak-anak di pengungsian. Bagaimana mereka bisa hidup di tengah hiruk-pikuk bom melanda di tempat tinggalnya. Lindsay sangat prihatin akan hal tersebut dan ia ingin berada bersama mereka dalam waktu yang lama.
"Anda akan melihat bahwa mereka memiliki cahaya dalam diri mereka, melihat wajah-wajah baru ketika mengajar mereka, duduk dengan mereka, ini benar-benar menakjubkan," tambahnya.
Aktris yang pernah terjerat kasus minuman keras hingga narkoba itu mengunjungi pengungsi Suriah di Turki pada September tahun lalu. Ia mengatakan kalau memiliki waktu yang berkualitas selama di sana. Ia juga begitu bersemangat untuk membantu meningkatkan kesadaan orang lain agar lebih memperhatikan korban dari bom Suriah.
Lindsay pun bekerjasama dengan perusahaan minuman berenergi dari jerman, Mintanine, untuk mengirimkan bahan makanan ke kampung pengungsi. Hal ini dilakukan semata-mata karena ia peduli dengan anak-anak di kampung pengungsian.
"Ada makanan, minuman, serta apa pun, ini semua misi Lindsay untuk membantu pengungsi," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Turki, Abdurrahim Boynukalin, menambahkan.
(ays/ays)
Berbicara kepada The View, Lindsay mengaku perasaannya sangat bergejolak saat memeluk anak-anak di tempat pengungsian. Aktris 30 tahun ini bahkan menangis saat mendengar cerita ketakutan anak-anak di kampung pengungsi akan bom yang bisa meledak setiap detik.
"Aku langsung menangis, terisak. Anak-anak ini, mereka takut akan bom yang bisa meledak setiap detik," ujar Lindsay.
Foto: Anadolu |
Bintang film 'Herbie: Fully Loaded' itu juga bercerita mengenai perjuangan anak-anak di pengungsian. Bagaimana mereka bisa hidup di tengah hiruk-pikuk bom melanda di tempat tinggalnya. Lindsay sangat prihatin akan hal tersebut dan ia ingin berada bersama mereka dalam waktu yang lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Anadolu |
Aktris yang pernah terjerat kasus minuman keras hingga narkoba itu mengunjungi pengungsi Suriah di Turki pada September tahun lalu. Ia mengatakan kalau memiliki waktu yang berkualitas selama di sana. Ia juga begitu bersemangat untuk membantu meningkatkan kesadaan orang lain agar lebih memperhatikan korban dari bom Suriah.
Lindsay pun bekerjasama dengan perusahaan minuman berenergi dari jerman, Mintanine, untuk mengirimkan bahan makanan ke kampung pengungsi. Hal ini dilakukan semata-mata karena ia peduli dengan anak-anak di kampung pengungsian.
"Ada makanan, minuman, serta apa pun, ini semua misi Lindsay untuk membantu pengungsi," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Turki, Abdurrahim Boynukalin, menambahkan.
(ays/ays)












































Foto: Anadolu
Foto: Anadolu