Saat Anjing 'Mempersatukan' Pendukung Hillary Clinton & Donald Trump
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 09 Nov 2016 18:18 WIB
Jakarta
-
Rakyat Amerika Serikat saat ini tengah terbelah menjelang pemilihan presiden baru mereka. Meski bersilang pendapat, kubu Trump dan Clinton ternyata bisa hidup harmonis dalam hal anjing peliharaan.
Dalam eksperimen terbarunya, Pedigree, produsen makanan anjing, membuktikan bahwa anjing bisa mempersatukan kedua kubu tersebut.
Seperti dikabarkan Washington Times, Pedigree membuat sebuah eksperimen di mana seorang wanita berpura-pura menolong seekor anjing yang kehilangan majikannya di acara kampanye masing-masing calon presiden. Yang menarik, wanita tersebut muncul dengan atribut rival dari kandidat yang sedang menggelar kampanye tersebut.
Apakah mereka mau membantu wanita tersebut mencarikan sang pemilik anjing?
Dilihat dari video yang Pedigree unggah di YouTube, wanita tersebut mendapat bantuan dari pendukung Trump yang tengah mengantre masuk ke acara kampanye. Padahal wanita tersebut menggunakan baju beratribut Clinton. Hal yang sama juga berlaku saat wanita tersebut datang ke acara kampanye Clinton dengan kaus Trump.
Para pendukung dari kedua kandidat terlihat dengan senang hati membantu wanita itu terlepas dari atribut yang dikenakannya.
"Kami memang saling berbeda, tapi semuanya menyukai anjing," ujar seorang responden.
"Senang rasanya saat bicara soal anjing karena tidak ada kaitannya dengan partai politik," kata responden lainnya.
(dtg/dtg)
Dalam eksperimen terbarunya, Pedigree, produsen makanan anjing, membuktikan bahwa anjing bisa mempersatukan kedua kubu tersebut.
Foto: Getty Images |
Seperti dikabarkan Washington Times, Pedigree membuat sebuah eksperimen di mana seorang wanita berpura-pura menolong seekor anjing yang kehilangan majikannya di acara kampanye masing-masing calon presiden. Yang menarik, wanita tersebut muncul dengan atribut rival dari kandidat yang sedang menggelar kampanye tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilihat dari video yang Pedigree unggah di YouTube, wanita tersebut mendapat bantuan dari pendukung Trump yang tengah mengantre masuk ke acara kampanye. Padahal wanita tersebut menggunakan baju beratribut Clinton. Hal yang sama juga berlaku saat wanita tersebut datang ke acara kampanye Clinton dengan kaus Trump.
Para pendukung dari kedua kandidat terlihat dengan senang hati membantu wanita itu terlepas dari atribut yang dikenakannya.
Foto: (Collie Mag/Twitter) |
"Kami memang saling berbeda, tapi semuanya menyukai anjing," ujar seorang responden.
"Senang rasanya saat bicara soal anjing karena tidak ada kaitannya dengan partai politik," kata responden lainnya.
(dtg/dtg)











































Foto: Getty Images
Foto: (Collie Mag/Twitter)