Gisele Bundchen Mengaku Pernah Jadi Korban Bully
Hestianingsih - wolipop
Minggu, 15 Mei 2016 09:39 WIB
Jakarta
-
Tubuh tinggi dan ramping, plus berwajah unik tak dipungkiri menjadi modal utama untuk menjadi seorang model catwalk. Gisele Bundchen pun memiliki semua itu dan sukses mengantarkannya menjadi salah satu model dengan penghasilan tertinggi di dunia.
Siapa sangka, fisiknya yang semampai itu justru membuatnya jadi objek bully saat remaja. Supermodel berusia 35 tahun ini mengaku dirinya pernah di-bully karena bertubuh tinggi dan kurus.
"Sebelum terjun ke bisnis modeling, aku pernah di-bully karena tinggi dan kurus. Aku selalu merasa malu kareja main bola voli, wajahku merah padam. Saat itu kupikir bullying memang jadi bagian dari hidupku," tuturnya kepada suratkabar New York Times.
Selain tidak percaya diri karena tinggi dan kurus, wanita dengan tinggi badan 180 cm ini juga sempat dibuat 'minder' dengan bentuk hidungnya. Di awal-awal karier sebagai model, orang menilai hidungnya terlalu besar untuk ditampilkan dalam sampul majalah.
"Aku ingat beberapa orang bilang kalau hidungku terlalu besar atau mataku terlalu kecil, sehingga aku tidak akan pernah bisa tampil di sampul majalah. Tidak mudah bagi remaja usia 14 tahun kala itu untuk mendengar kritik seperti itu. Membuatku tidak nyaman terhadap diri sendiri," tuturnya.
Beruntung, ibu dua anak ini memiliki ayah yang sangat mendukung kariernya. Gisele mengatakan sang ayah lah yang menyemangatinya untuk terus mengejar karier sebagai model profesional.
"Dia (ayahku) bilang, 'Lain kali bilang pada mereka, aku punya hidung besar dan itu datang dengan kepribadian yang bagus pula.' Saat itu aku sadar, kalau aku terus kerja keras dan memberikan yang terbaik, semuanya pasti bisa berhasil," pungkas mantan model Victoria's Secret ini. (hst/ays)
Siapa sangka, fisiknya yang semampai itu justru membuatnya jadi objek bully saat remaja. Supermodel berusia 35 tahun ini mengaku dirinya pernah di-bully karena bertubuh tinggi dan kurus.
"Sebelum terjun ke bisnis modeling, aku pernah di-bully karena tinggi dan kurus. Aku selalu merasa malu kareja main bola voli, wajahku merah padam. Saat itu kupikir bullying memang jadi bagian dari hidupku," tuturnya kepada suratkabar New York Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku ingat beberapa orang bilang kalau hidungku terlalu besar atau mataku terlalu kecil, sehingga aku tidak akan pernah bisa tampil di sampul majalah. Tidak mudah bagi remaja usia 14 tahun kala itu untuk mendengar kritik seperti itu. Membuatku tidak nyaman terhadap diri sendiri," tuturnya.
Beruntung, ibu dua anak ini memiliki ayah yang sangat mendukung kariernya. Gisele mengatakan sang ayah lah yang menyemangatinya untuk terus mengejar karier sebagai model profesional.
"Dia (ayahku) bilang, 'Lain kali bilang pada mereka, aku punya hidung besar dan itu datang dengan kepribadian yang bagus pula.' Saat itu aku sadar, kalau aku terus kerja keras dan memberikan yang terbaik, semuanya pasti bisa berhasil," pungkas mantan model Victoria's Secret ini. (hst/ays)











































