Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Puteri Indonesia Sempat Menangis Setelah Insiden Miss Universe 2015

Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 19 Jan 2016 10:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung
Jakarta - Insiden salah penyebutan nama pemenang yang terjadi di Miss Universe 2015 Desember lalu sempat membuat Puteri Indonesia 2015 menangis. Bukan haru, tangisan itu adalah ungkapan empati terhadap Miss Colombia.

Ditemui saat jumpa media di Graha Mustika Ratu, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2015), Anindya Kusuma Putri sempat bercerita tentang reaksinya itu.

Seperti ramai diberitakan, Miss Universe 2015 yang berlangsung Desember lalu di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, berakhir dramatis. Pemenang kontes kecantikan itu sempat tertukar lantaran sang pembawa acara Steve Harvey salah menyebut nama. Awalnya Steve mengumumumkan bahwa Miss Colombia Ariadna Gutierrez sebagai pemenang. Tapi selang beberapa menit setelah Ariadna menerima mahkota Miss Universe 2015, Steve mengoreksi bahwa gelar tersebut seharusnya jatuh kepada Miss Philippines Pia Wurtzbach.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku sempat menangis di belakang panggung karena membayangkan berada di posisi Miss Colombia pasti sakit banget. Tapi secara tidak langsung kasihan juga pada Miss Philippines karena dia tidak merasakan momen crowning sebagaimana mestinya," kenang Anind, begitu ia akrab disapa.

Keanehan sudah dirasakan Anind tidak lama setelah Ariadna berjalan ke ujung panggung untuk merayakan kemenangannya. "Tiba-tiba di teleprompter muncul tulisan 'Miss Philippines, please take your first walk as Miss Universe'. Kami jadi bingung, Steve atau teleprompter yang benar?" ucap wanita kelahiran Semarang, 23 tahun lalu itu.

Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama

Di akhir acara, Anind langsung menghampiri Ariadna yang terlihat patah hati untuk menenangkan sekaligus menyemangatinya. Setelah itu, saat hendak menyambangi Pia untuk memberikan ucapan selamat, panitia Miss Universe sudah terlanjur menggiringnya ke ruangan jumpa pers.

"Di belakang panggung, presiden Miss Universe Organization Paula Shugart sempat meminta maaf kepada seluruh kontestan atas kejadian itu yang menurutnya murni kesalahan MC," kenang Anind yang masuk Top 15 di Miss Universe 2015.

Tidak sempat mengucapkan selamat secara langsung, Anind menyampaikannya melalui Whatsapp. Selain ucapan selamat, wanita yang piawai membetot bas ini juga menyampaikan rasa prihatinnya kepada Pia.

"Seharusnya setelah acara itu, ada pesta untuk merayakan pemenang Miss Universe. Tapi karena kejadian itu, pesta tersebut dibatalkan. Kasihan Pia, dia tidak bisa merayakan kemenangan sebagaimana mestinya," ungkap Anind.

Diungkapkan Anind, Pia dan dirinya memang sudah berteman sejak Mei 2015, jauh sebelum perhelatan Miss Universe 2015. Keduanya berkenalan melalui pesan pribadi di Instagram.

Selain Pia, Miss Singapore juga disebut Anind sebagai orang terdekatnya terutama selama masa karantina. "Miss Singapore adalah teman sekamarku pas karantina. Kami ngobrol seperti saudara saking dekatnya. Kalau ada gosip dan rahasia, kami pasti saling bercerita," cerita Anind seraya tertawa. (dng/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads