Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Berubah Jadi Caitlyn Jenner, Bruce Jenner Dikritik Sesama Transgender

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 05 Jun 2015 16:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Vanity Fair
Jakarta - Sejak secara terbuka mengungkapkan akan berubah menjadi wanita, Bruce Jenner sudah menjadi kontroversi. Kini setelah keputusannya itu benar-benar dia wujudkan dengan tampil sebagai Caitlyn Jenner di sampul majalah Vanity Fair, pro dan kontra terhadap dirinya semakin riuh. Bahkan kini sesama transgender pun mengkritisi Jenner.

Adalah jurnalis dan pembaca acara berita televisi Zoey Tur yang juga dikenal sebagai transgender, orang yang mengkritik Jenner. "Apa yang kita lihat adalah sebuah peluncuran produk. Ini kelanjutan dari lini Kardashian," begitu kata Zoey saat tampil di CNN bersama pembawa acara Don Lemon.

Menurut Zoey, semua orang pasti menyadari bahwa Jenner tidak akan menjadi populer tanpa Kris Jenner dan Kardashian bersaudari. Selama bertahun-tahun saat menjadi suami dari Kris, mantan atlet Olimpiade itu ikut membintangi reality show 'Keeping Up With The Kardashians'.

Hal serupa juga pernah disampaikan New York Times dalam tulisannya pada Mei 2015 kemarin. "Tanpa dia (Kris), jutaan orang tidak akan menonton pada 24 April saat dia mengatakan pada Diane Sawyer dirinya adalah transgender," begitu tulisan tersebut yang memuji Kris.

Kritikan terhadap dirinya ini disadari benar oleh Jenner. Dia paham akan selalu ada orang yang menyebutnya melakukan ini semua demi uang. Namun hal itu dibantahnya. "Aku melakukannya bukan untuk uang. Aku melakukannya untuk jiwaku dan membantu orang lain. Kalau aku bisa menghasilkan uang, tentu aku tidak bodoh...aku tidak pernah membutuhkan alasan untuk hal-hal seperti itu," tegasnya.

Meskipun Jenner membantah, pakar branding budaya pop Henry Schafer melihat, kemunculan Bruce sebagai Caitlyn membuka kesempatan besar untuk ayah Kylie dan Kendall Jenner itu untuk lebih sukses dari keluarga Kardashian. "Dia sudah pasti akan menjadi duta dari komunitas transgender dan itu sebuah hal positif. Dan ketika bicara memasarkan dirimu sendiri, sangat berkaitan dari ketulusan individu yang melakukannya," ujar Schafer seperti dikutip People.

Kesuksesan Jenner ini menurut Schafer sudah bisa dilihat dari popularitasnya di media sosial. Pada awal pekan lalu, saat baru muncul dan membuat akun Twitter, dalam empat jam dia sudah memiliki lebih dari 1 juta pengikut. "Saat Jenner terkenal sebagai atlet, belum ada media sosial. Sekarang ada jalan untuk mencari uang melalui media sosial. Kim Kardashian terkenal dengan harga 20 sampai 40 ribu dollar per tweet. Jadi sekarang ada lebih banyak kesempatan menghasilkan uang dibanding dulu," urainya.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads