Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Intimate Interview

Pengalaman Berkesan Dokter Cantik Mesty Ariotedjo Ketika Bertugas di Flores

wolipop
Senin, 16 Feb 2015 11:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Mikael Aldo
Jakarta -

Menjadi seorang dokter adalah cita-cita banyak orang saat kecil. Namun tak semuanya berhasil mewujudkan impian tersebut ketika dewasa. Salah seorang yang sukses menyandang profesi ini adalah pemain harpa dan model Mesty Ariotedjo. Wanita 25 tahun yang kerap menjadi bintang iklan serta model pemotretan itu pun saat ini sedang bergelut di kedokteran anak. Meski belum mengambil spesialis di bidang tersebut, Mesty sudah bekerja di bawah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Awalnya Mesty memiliki keinginan untuk menjadi dokter jantung. Namun wanita kelahiran Jakarta, 25 April 1989 tersebut jatuh cinta kepada dunia anak ketika ia bertugas di Flores, Nusa Tenggara Timur. Saat bekerja di sana selama satu tahun, Mesty melihat betapa minimnya fasilitas kesehatan di salah satu daerah tertinggal itu. Di rumah sakit tempat dia praktik, begitu banyak pasien yang datang padahal hanya ada satu dokter yang berjaga.

Di tengah kesibukan mengurus pasien, Mesty menemukan satu hal yang membuatnya tetap semangat. Yakni kehadiran anak-anak. Pengalamannya bertugas di Flores pun menjadi salah satu hal yang paling berkesan selama menjadi seorang dokter.
 
"Waktu aku kerja di sana kan pasiennya banyak banget, satu rumah sakit satu kali shift cuma satu orang yang jaga. Nah, itu baru terasa kalau pasien anak yang datang lebih ada semangatnya. Mungkin passion ya," tutur Mesty ketika diwawancarai seusai pemotretan dengan Wolipop beberapa waktu silam di bilangan Senopati, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau sekarang masih berstatus dokter umum, Mesty sudah aktif bergelut di bidang anak. Bahkan saat ini ia bekerja langsung di bawah Ketua IDAI, Dr Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K). Di sana, wanita yang mahir bermain piano itu tengah sibuk mengurus data pasien se-Indonesia. Saat ini penyakit yang tengah ditanganinya ada dua, yakni turner dan osteogenesis imperfecta (osteoporosis anak). Ia juga terlibat dalam beberapa penelitian, salah satunya tentang hormon pertumbuhan anak.

Profesi dokter memang bukan sesuatu yang mudah. Mesty pun mengakui pekerjaan saat ini cukup menyita waktu sehingga membuatnya tak sempat menyanggupi semua tawaran dari dunia hiburan. Namun karena kerap bertugas di sore hari, brand ambassador Lancome ini masih bisa menerima pekerjaan modeling di pagi atau siang hari.

"Hampir ada libur sih. Jadi kalau ada aktivitas lain aku ambil di hari tertentu yang praktiknya sore," ungkap Mesty.

Pemain harpa lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu pun berpraktik di dua klinik dan satu rumah sakit. Ia mengaku jika waktu libur tidak selalu tersedia. Saat akhir pekan, Mesty masih mengurus dan mengunjungi pasien, terlebih jika ada yang rawat inap. Apalagi bidang anak yang ditekuninya diakui tidak mudah. Menurutnya, sebagian dokter memang menganggap area tersebut cukup sulit. Karena pengobatan anak harus disesuaikan dengan faktor pertumbuhan.

"Kita harus concern nggak cuma sama penyakitnya tapi juga pertumbuhan dan perkembangan dia. Untuk kasih obat harus berdasarkan berat, tinggi badan, atau di umur segini dia sudah bisa apa. Jadi, lebih detail karena banyak yang harus di-observe." ungkap wanita yang juga hobi bermain flute tersebut.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads