Adegan Fifty Shades of Grey Ini Disensor dari Filmnya
Film Fifty Shades of Grey yang diangkat dari novel erotis berjudul serupa akan tayang di bioskop 14 Februari 2015. Para penggemar novel itu pun sudah tidak sabar melihat visualisasi percintaan antara Christian Grey (diperankan Jamie Dornan) dan Anastasia Steel (diperankan Dakota Johnson), termasuk aktivitas seks yang dilakukan mereka. Namun tak semua momen kemesraan tersebut bisa ditayangkan di film. Satu adegan ini misalnya dipastikan tak lulus sensor.
Pihak pembuat film Fifty Shades of Grey memutuskan ada satu adegan antara Christian dan Anna yang tidak ditampilkan di layar lebar tersebut. Adegan itu adalah momen ketika Christian melepaskan tampon Ana. Hal tersebut dilakukannya saat mereka akan bercinta.
Baca Juga: Kosmetik Ini Terinspirasi dari Novel Erotis 'Fifty Shades of Grey'
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adegan yang pastinya ada adalah kisah ketika Christian membawa Anna ke kamar yang dinamainya 'Red Room of Pain'. Di kamar itulah pria tersebut untuk pertamakalinya memperkenalkan perilaku seksnya yang tidak biasa. Menurut penulis skenario film ini, Kelly Marcel, dia dan timnya berusaha membuat visualisasi adegan tersebut yang dalam novel sangat liar menjadi layak tayang.
"Pada draft awal, kami merasa ada terlalu banyak adegan seks," kata Kelly. "Yang menarik dari film ini adalah bagaimana kami membangun rasa penasaran," tambahnya.
Dirilis pada 2011, Fifty Shades of Grey karya E.L. James menjadi novel paling laris. Novel tersebut juga mengalahkan rekor penjualan novel tercepat yang sebelumnya dipegang Harry Potter. Menurut catatan penerbit novel ini yaitu Vintage Book, dua buku terjual setiap detiknya dan 1,2 juta novel terjual setiap pekan.
Foto: Lingerie Terinspirasi Novel Erotis 'Fifty Shades of Grey' Resmi Dirilis
'Fifty Shades of Grey' pertama kali dirilis dalam bentuk e-book dan kemudian menjadi terkenal karena pembicaraan dari mulut ke mulut hingga terpilih sebagai finalis romance of the year Goodreads 2011. Setelah e-book tersebut sampai ke Amerika Serikat, novel James menjadi bestseller pada 2012. Hak cipta dari novel itu kemudian dibeli oleh Vintage Books pada Maret untuk diterbitkan versi e-book dan cetaknya.
Fifty Shades of Grey laris bukan hanya karena menjual kisah seks di antara dua tokoh utamanya saja. E.L. James tahu benar untuk membuat suatu novel laris, yang paling menjual sebenarnya bukan keerotisan tapi kisah cinta. Dia pun mengembangkan percintaan Ana dan Grey dalam dua novel selanjutnya 'Fifty Shades Darker' dan 'Fifty Shades Freed'.
(eny/fer)
Elektronik & Gadget
HUAWEI WATCH FIT 4 Series, Smartwatch Premium Favorit Banyak Orang!
Health & Beauty
Makeup Nempel Seharian dengan 3 Setting Spray Andalan untuk Hasil Flawless Anti Geser!
Fashion
Banyak yang Repeat Order! Pilihan Celana Pendek dari Hi Girls Label Ini Bikin Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Naik Level di 2026! Selain Praktis, Pilihan Dress Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung Rapi dan Keren
Kim Woo Bin & Shin Min Ah Bulan Madu di Spanyol, Foto Bareng Fans & Bagi TTD
Influencer Meninggal Usai Operasi Plastik, Dugaan Malpraktik
Kim Ji Won Diduga Kena Imbas Skandal Kim Soo Hyun Meski Drakornya Viral
9 Drama China 2025 Rating Tertinggi, Terbaru Shine On Me
Sinopsis Midnight in the Switchgrass di Bioskop Trans TV, Dibintangi Megan Fox
Potret Ira Wibowo Kondangan Bareng Anak, Bak Tak Menua di Usia 58 Tahun
Foto Prewedding Darma Mangkuluhur-DJ Patricia, Anak Tommy Soeharto Siap Nikah
Kim Woo Bin & Shin Min Ah Bulan Madu di Spanyol, Foto Bareng Fans & Bagi TTD
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare











































