Intimate Interview
Alexandra Asmasoebrata Pembalap yang Tertantang Jadi Ibu Rumah Tangga
Alexandra Asmasoebrata sudah belasan tahun menekuni profesi sebagai pembalap. Beberapa tahun belakangan, Alexandra juga sukses menjadi model. Kini setelah kedua pekerjaan itu bisa dilakoninya, ada satu lagi 'pekerjaan' yang menurutnya begitu menggoda dan membuatnya merasa tertantang.
"Aku ingin jadi ibu rumah tangga. Menurut aku itu susah banget. Jadi ini menggoda banget buat aku untuk jadi tantangan berikutnya," kata wanita kelahiran 23 Mei 1988 itu.
Alexandra memang suka menantang dirinya sendiri untuk melakukan hal-hal baru. Dulu karena ayahnya, Alex Asmasoebrata, dia tertantang untuk menjadi pembalap. Karena sang ayah jugalah dia terjun ke dunia modelling. Kini, wanita yang baru saja melangsungkan pernikahannya dengan Dias Baskara Dewantara itu sudah tidak sabar menjadi ibu rumah tangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita berambut panjang itu merasa tertantang untuk menjadi ibu rumah tangga setelah dia sukses menaklukkan tantangan bekerja sebagai model. Pekerjaan berpose di kamera itu dilakukannya karena sangat berbeda dari dunia yang dia lakoni sebagai pembalap. "Ini satu hal yang susah buat aku. Aku suka ditantang yang menurut aku susah. Jadi aku berpikir masa nggak bisa sih," katanya.
Sejak 2007, Alexandra sudah mencoba menjadi model untuk pemotretan majalah. Dulu, dia masih setengah hati menekuni pekerjaan tersebut karena hanya demi menuruti keinginan ayahnya. Namun sekarang setelah dewasa dan hidupnya tak sepenuhnya lagi diatur sang ayah, dia menikmati dunia modelling. Dia belajar dari para fotografer, koreografer dan orang-orang yang terlibat ketika menjalani pemotretan. Seiring semakin banyaknya tawaran menjadi model, dia pun memahami apa yang diinginkan oleh orang-orang tersebut ketika berpose di kamera.
Meskipun menikmati menjadi model, pekerjaan tersebut tak membuat Alexandra jadi ingin alih profesi. Dunia balap tetap nomor satu di hatinya. Kalau sudah 'pensiun' nanti, dia ingin tetap berada di dunia balap dengan membuat sekolah atau manajemen balap.
"Bagaimanapun juga aku punya pengalaman 13 tahun. Pengalaman itu sayang kalau dibuang begitu saja. Aku bisa olah jadi ilmu. Aku ingin banget punya anak didik, setidaknya untuk memajukan dunia otomotif," ujar pembalap peraih juara ke-2 di Asian Formula Renault (AFR) 2011 itu.
Bicara soal pensiun, Alexandra tidak menargetkan kapan dia akan berhenti berpacu dengan kecepatan di sirkuit. Menurutnya semua atlet seperti dirinya pasti memiliki masa yang disebut golden age atau usia emas. Dan saat ini dia masih berada di masa tersebut.
"Aku akan berhenti kalau sudah tidak ada sponsor yang akan sponsorin aku. Artinya kalau seperti itu aku sudah tidak dihargai lagi sebagai atlet," ucapnya.
Saat ini Alexandra masih berharap bisa balapan di Eropa. Secara mental dia sudah siap. Namun rencananya itu masih terkendala dengan masalah sponsor. (eny/fer)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Beauty Influencer China Lunasi Utang Rp 900 Juta, Dituduh Pura-pura Lumpuh
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
Bocoran Film Jun Ji Hyun & Ji Chang Wook, Lawan Teror Zombie di Colony
Sinopsis Cabin Fever 3: Patient Zero di Bioskop Trans TV
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana











































