Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Joan Rivers Dimakamkan dengan Upacara ala Pesta Hollywood

wolipop
Senin, 08 Sep 2014 09:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta -

Upacara pemakaman komedian Joan Rivers digelar pada Minggu (7/9/2014) di Manhattan, New York. Upacara yang banyak dihadiri selebriti itu digelar persis seperti yang diinginkan Rivers layaknya sebuah acara hiburan di Hollywod.

Kathy Griffin, Sarah Jessica Parker, Whoopi Goldberg, Donald Trump, Diane Sawyer, Barbara Walters dan Joy Behar, itulah beberapa selebriti yang tampak hadir di upacara pemakaman Joan. Presenter talkshow ternama Howard Stern, menurut laporan koresponden Fox News Geraldo Rivera pada CNN, menjadi 'bintang' acara tersebut karena melontarkan lelucon yang konyol.

"Acaranya digelar persis seperti yang Joan inginkan, lucu dan ada ketidaksopanan," ujar Rivera seperti dikutip CNN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam bukunya yang dirilis pada 2013, 'I Hate Everyone...Starting With Me', Joan pernah mengungkapkan mengenai upacara pemakaman seperti apa yang diinginkannya jika dia meninggal. Dan kini putrinya, Melissa, mewujudkan 'wasiat' sang ibu yang meninggal dalam usia 81 tahun pada Kamis (4/9/2014) di Rumah Sakit Mount Sinai, New York.

Rivers menulis dalam bukunya, dia ingin paparazzi dan para publisis membuat kehebohan di area luar upacara pemakamanannya. Dan kenyataannya pada hari dia dimakamkan, jalanan Fifth Avenue dipenuhi banyak kru televisi, reporter dan fansnya.

Di dalam area pemakamannya, Rivers menulis dalam bukunya, dia tidak ingin ada seorang rabbi berceramah. "Aku ingin Meryl Streep menangis, dengan lima adegan berbeda. Aku tidak ingin ada pidato. Aku ingin Bobby Vinton bernyanyi 'Mr. Lonely," tulisnya.

Dan ketika hari pemakaman Rivers tiba, memang ada nyanyian di sana, namun bukan Bobby Vinton. Sebuah paduan suara gay tampil membawakan beberapa lagu. Aktor Hugh Jackman dan penyanyi Broadway Audra McDonald juga tampil melantunkan suara mereka.

Seperti ditulis dalam bukunya, Rivers ingin terlihat menawan saat dia meninggal. Dan ketika dimakamkan, dia pun mengenakan gaun rancangan Valentino. Ribuan bunga menghiasi area peti matinya.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads