Foto: Boneka Barbie Bertubuh Gemuk yang Menuai Kontroversi
Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 24 Des 2013 12:00 WIB
Jakarta
-
Pasar untuk wanita berukuran plus-size atau berisi, kini memang banyak diminati di seluruh dunia. Bahkan model-model berukuran plus size juga tengah naik daun di tahun ini. Kini, boneka barbie yang identik dengan imej langsing dan cantik bak model, juga dibuat versi tubuh gemuknya.
Adalah Plus-Size-Modelling.com, situs yang mem-posting gambar barbie bertubuh gemuk, yang kemudian jadi pembicaraan di dunia maya. Situs berisi model bertubuh gemuk itu, mengajukan pertanyaan di akun Facebook-nya. 'Haruskah perusahaan mulai membuat boneka barbie berukuran plus size?'
Imej barbie gemuk itu dibuat oleh seniman bernama Bakalia. Gambar itu ada di kontes ilustrasi di situs Worth1000.com. Iapun mengumpamakan barbie bertubuh gemuk, dengan dagu berlipat atau yang biasa disebut double-chin.
Meskipun gambar itu telah di-like lebh dari 35.000 orang, tapi banyak juga wanita yang merasa tersinggung dan menganggap itu berlebihan.
"Tak ada orang gemuk secara alami. Itu hanya mengirim pesan negatif ke wanita muda bahwa tidak apa untuk terlihat seperti itu dan tidak sehat," tulis komentar seseorang, yang dikutip Fashionista. Komentar lainnya, "Ini mengerikan! Membuat barbie gemuk sama saja artinya mempromosikan obesitas. Dagu berlipat? serius? Aku bertubuh gemuk, tapi ayolah ini konyol," tulisnya.
Selain komentar-komentar bernada negatif, ada juga yang memberi komentar netral. "Aku harap ada ukuran 'rata-rata'. Tidak terlalu kurus, tidak juga obesitas. Hanya proporsi yang normal," tulis komentar lainnya.
(asf/asf)
Adalah Plus-Size-Modelling.com, situs yang mem-posting gambar barbie bertubuh gemuk, yang kemudian jadi pembicaraan di dunia maya. Situs berisi model bertubuh gemuk itu, mengajukan pertanyaan di akun Facebook-nya. 'Haruskah perusahaan mulai membuat boneka barbie berukuran plus size?'
Imej barbie gemuk itu dibuat oleh seniman bernama Bakalia. Gambar itu ada di kontes ilustrasi di situs Worth1000.com. Iapun mengumpamakan barbie bertubuh gemuk, dengan dagu berlipat atau yang biasa disebut double-chin.
Meskipun gambar itu telah di-like lebh dari 35.000 orang, tapi banyak juga wanita yang merasa tersinggung dan menganggap itu berlebihan.
"Tak ada orang gemuk secara alami. Itu hanya mengirim pesan negatif ke wanita muda bahwa tidak apa untuk terlihat seperti itu dan tidak sehat," tulis komentar seseorang, yang dikutip Fashionista. Komentar lainnya, "Ini mengerikan! Membuat barbie gemuk sama saja artinya mempromosikan obesitas. Dagu berlipat? serius? Aku bertubuh gemuk, tapi ayolah ini konyol," tulisnya.
Selain komentar-komentar bernada negatif, ada juga yang memberi komentar netral. "Aku harap ada ukuran 'rata-rata'. Tidak terlalu kurus, tidak juga obesitas. Hanya proporsi yang normal," tulis komentar lainnya.
(asf/asf)
Olahraga
Review Sepatu Sporty dengan Gaya Klasik, Pilihan Simpel yang Selalu Terlihat Keren!
Olahraga
Rekomendasi Tas Raket Serbaguna untuk Olahraga dan Traveling, Praktis, Rapi, dan Siap Dibawa ke Mana Saja!
Olahraga
Tetap Aktif Tanpa Takut Matahari, Inilah Pilihan Jaket Anti UV Wanita yang Nyaman dan Stylish!
Pakaian Wanita
Cewek Aktif Wajib Punya! Pilihan Tas Ini Bisa Ikutin Semua Aktivitas Kamu dari Kerja Sampai Main
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
April Mop! Byeon Woo Seok & IU Bikin Heboh Sebar Undangan Pernikahan
Heboh Eks Menteri Trump, Suaminya Kepergok Jadi Wanita, Pakai Payudara Palsu
Sinopsis Killer Elite di Bioskop Trans TV, Dibintangi Jason Statham
Livestream Aktris China Tian Xiwei Diberhentikan karena Baju Terlalu Terbuka
Kisah Kelam Jools Lebron, Ngaku Hidupnya Rusak karena Viralkan 'Very Demure'
Most Popular
1
Potret Pemain Bola Terseksi yang Hampir Berhenti karena Hujatan Netizen
2
Foto Prewedding Jennifer Coppen-Justin Hubner Usung Adat Jawa, Anggun Berpaes
3
Heboh Eks Menteri Trump, Suaminya Kepergok Jadi Wanita, Pakai Payudara Palsu
4
Tren Fashion Baru Favorit Gen Z: Buku Mini Jadi Bag Charm
5
10 Idol KPop dengan Followers IG Terbanyak, Personel BLACKPINK Masih Unggul
MOST COMMENTED











































