Demi Lovato Ingin Perbesar Payudara?
Dona Rema - wolipop
Selasa, 24 Des 2013 08:34 WIB
Jakarta
-
Tak sedikit wanita, khususnya di kalangan selebriti yang masih kurang puas dengan bentuk tubuhnya. Ini juga yang dialami oleh Demi Lovato.
Seperti dikutip dari Contact Music, pelantun 'Heart Attack' ini berencana melakukan operasi plastik untuk memperbesar payudaranya. Bintang Disney ini menganggap bahwa ukuran payudaranya itu hanya sebesar gigitan nyamuk. Duh!
Hal tersebut diungkapkan oleh Demi saat dirinya diwawancara oleh radio Y100. Meskipun ia menyampaikannya dengan nada yang tidak serius, tapi ada kemungkinan wanita 21 tahun ini benar-benar akan melakukan operasi plastik untuk perbesar payudaranya.
"Kalau ada yang memutuskan membesarkan payudara, pasti itu saya! Harusnya saya melakukan operasi. Soalnya punya saya hanya sebesar gigitan nyamuk," tutur Bintang film 'Camp Rock' itu.
Belum lama ini, Demi memutuskan untuk tak kembali sebagai juri X-Factor USA di tahun 2014. Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya menjadi aktris yang masuk rehab karena narkoba. Hal ini diutarakannya kepada majalah Nylon yang menjadikannya sebagai model sampul sekaligus memprofilkannya di halaman mode edisi Desember 2013.
(rma/rma)
Seperti dikutip dari Contact Music, pelantun 'Heart Attack' ini berencana melakukan operasi plastik untuk memperbesar payudaranya. Bintang Disney ini menganggap bahwa ukuran payudaranya itu hanya sebesar gigitan nyamuk. Duh!
Hal tersebut diungkapkan oleh Demi saat dirinya diwawancara oleh radio Y100. Meskipun ia menyampaikannya dengan nada yang tidak serius, tapi ada kemungkinan wanita 21 tahun ini benar-benar akan melakukan operasi plastik untuk perbesar payudaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini, Demi memutuskan untuk tak kembali sebagai juri X-Factor USA di tahun 2014. Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya menjadi aktris yang masuk rehab karena narkoba. Hal ini diutarakannya kepada majalah Nylon yang menjadikannya sebagai model sampul sekaligus memprofilkannya di halaman mode edisi Desember 2013.
(rma/rma)











































