Lady Gaga Dituntut Rp 95 Miliar Gara-gara Boneka
Lady Gaga kembali tersangkut masalah hukum. Kali ini Gaga dituntut senilai US$ 10 juta atau sekitar Rp 95 miliar oleh sebuah perusahaan mainan karena dianggap melanggar kontrak kerjasama pembuatan boneka dirinya.
MGA Entertainment itulah perusahaan yang mengajukan tuntutan pada Gaga ke Pengadilan Tinggi Manhattan. Dalam tuntutannya, perusahaan tersebut menuduh Gaga, manajemennya dan perusahaan lisensinya membuat rugi pihak mereka. Boneka-boneka yang sudah dibuat gagal didistribusikan ke toko-toko tepat waktu untuk Natal.
Kerugian tersebut terjadi karena pihak Gaga sengaja melakukan penundaan terhadap produksi boneka pelantun 'Born This Way' itu. Dia ingin boneka dirinya tersebut dirilis bertepatan dengan keluarnya album dan parfum terbarunya pada 2013.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut MGA, harga tersebut adalah lisensi termahal yang pernah mereka beli. Mereka setuju karena Gaga bukan hanya penyanyi papan atas, tapi juga langka.
Saat dikonfirmasi, juru bicara Gaga, Amanda Silverman mengaku pengacara dari pihaknya belum melihat dokumen tuntutan tersebut. "Lady Gaga akan melawan tuntutan MGA dan yakin dia pasti menang," ujar Silverman seperti dikutip Daily News.
Ditambahkan Silverman, tuntutan MGA itu salah alamat jika ditujukan pada Gaga. Seharusnya tuntutan hanya terjadi antara MGA dan Bravado. "Tidak ada alasan hukum untuk membawa Gaga ke dalam perselisihan ini," ujarnya.
Sementara itu menurut pihak MGA, Gaga tahu dan ikut terlibat dalam proses pembuatan boneka dirinya itu. MGA pernah mengirimkan contoh boneka penyanyi dengan nama asli Stefani Germanotta itu pada Maret 2012. Setelah melihatnya, Gaga memberikan beberapa masukkan dan perusahaan mainan itu pun memperbaikinya.
MGA mengatakan, Gaga ingin struktur tubuh boneka dirinya dibuat seperti supermodel. "Menjadi Gaga dalam versi yang lebih cantik. Pipi lebih tirus dan garis rahang lebih tajam. Memberikan sentuhan cat-eye dan bibir yang lebih seksi," ujar juru bicara MGA.
MGA mengklaim Gaga sangat menyukai boneka dirinya. Dia bahkan menyarankan untuk dibuat versi zombie dirinya dengan kepala yang bisa dilepas.
MGA pun kemudian memenuhi semua permintaan Gaga tersebut dan kembali mengirimkan contoh boneka penyanyi yang kerap berdandan unik itu pada April 2012. Setelah menerimanya, Gaga meminta keberadaan chip suara di boneka dilepas. Pada 23 April, Gaga kembali mengirim email dan meminta agar pengiriman boneka dirinya ke pihak distributor ditunda hingga album barunya dirilis.
Namun menurut MGA, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan pihak distributor dan pihak Gaga mengetahuinya. Sehingga perusahaan mainan itu menganggap pihak Gaga membuat alasan curang.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
Bikin Mewek, Go Youn Jung Ungkap Bocoran Drakor Baru Soal Kesehatan Mental
Most Pop: Bayi Pertama Lahir Setelah 17 Tahun, Satu Desa Ikut Rayakan
Mirip Angelina Jolie Muda, Visual Shiloh di Video Klip KPop Bikin Takjub
Sinopsis Hacksaw Ridge, Film Andrew Garfield di Bioskop Trans TV
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub











































