Hugh Hefner Bantah Pose Bugil Lindsay Lohan Nggak Laku
wolipop
Senin, 19 Des 2011 12:37 WIB
Jakarta
-
Sebelumnya sejumlah media memberitakan pose bugil Lindsay Lohan di majalah Playboy tidak diserbu pembeli. Namun kini sang bos majalah, Hugh Hefner mengeluarkan bantahan atas berita tersebut.
Melalui akun Twitternya, Hefner mengatakan kalau majalah Playboy edisi terbaru memecahkan rekor penjualan. "The Lindsay Lohan January-February Double Issue is breaking sales records," tulis Hefner di akunnya, Minggu (18/12/2011).
Tweet tersebut rasanya menunjukkan betapa puasnya Hefner atas pose Lindsay. Sepertinya dana US$ 1 juta atau sekitar 9 miliar yang dikeluarkan Playboy untuk pose bugil bintang 'Freaky Friday' itu tidak sia-sia.
Namun saat dikonfirmasi oleh CNN, juru bicara Playboy menolak memberitahukan berapa angka persisnya majalah yang terjual. "Sangat baik," hanya itu ucapan sang juru bicara.
Foxnews sebelumnya memberitakan kalau penjualan majalah Playboy pada tahun ini menurun. Tahun lalu majalah berlogo kelinci itu terjual 2,6 juta, sedangkan 2011 ini hanya 1,5 juta kopi.
Sejumlah penjual majalah dan koran pada Foxnews juga mengatakan kalau majalah terbaru Playboy tidak banyak diburu pembeli. Tidak cukup banyak orang tertarik dengan pose bugil Lindsay.
Keterangan dari mereka dan berita Foxnews itu langsung dibantah oleh pihak Playboy. Hefner langsung menulis di akun Twitternya soal meningkatnya penjualan majalahnya.
(eny/eny)
Melalui akun Twitternya, Hefner mengatakan kalau majalah Playboy edisi terbaru memecahkan rekor penjualan. "The Lindsay Lohan January-February Double Issue is breaking sales records," tulis Hefner di akunnya, Minggu (18/12/2011).
Tweet tersebut rasanya menunjukkan betapa puasnya Hefner atas pose Lindsay. Sepertinya dana US$ 1 juta atau sekitar 9 miliar yang dikeluarkan Playboy untuk pose bugil bintang 'Freaky Friday' itu tidak sia-sia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foxnews sebelumnya memberitakan kalau penjualan majalah Playboy pada tahun ini menurun. Tahun lalu majalah berlogo kelinci itu terjual 2,6 juta, sedangkan 2011 ini hanya 1,5 juta kopi.
Sejumlah penjual majalah dan koran pada Foxnews juga mengatakan kalau majalah terbaru Playboy tidak banyak diburu pembeli. Tidak cukup banyak orang tertarik dengan pose bugil Lindsay.
Keterangan dari mereka dan berita Foxnews itu langsung dibantah oleh pihak Playboy. Hefner langsung menulis di akun Twitternya soal meningkatnya penjualan majalahnya.
(eny/eny)











































