Halimah Gugat UU Perkawinan, Mayang No Comment
wolipop
Kamis, 28 Jul 2011 07:51 WIB
Jakarta
-
Mantan istri Bambang Trihatmodjo, Halimah, minta agar UU Perkawinan dihapus karena merugikan wanita. Ditanya soal tuntutan Halimah itu, Mayangsari memilih no comment.
"Aduh, maaf saya lebih senang berbicara tentang aku," tepis Mayang saat ditemui di pembukaan salon milik Diah Permatasari di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2011).
Seperti dikutip dari detikhot, sebelumnya Mayang mau membuka mulutnya dan berbagi cerita soal kehidupannya sekarang. Wanita yang kini telah resmi menjadi istri Bambang Tri itu berkisah soal dirinya yak tak suka ke salon.
Namun ketika wartawan menanyakan soal tuntutan Halimah, Mayang menghindar. Ia hanya bisa bersyukur kalau pernikahannya dengan Bambang Tri telah resmi.
Soal gugatan Halimah, wanita cantik itu menuntut UU No.1/1974 yang disebut juga UU Perkawinan. Dalam Pasal 39 ayat (2) huruf f, undang-undang tersebut, secara lengkap berbunyi, "Antara suami dan isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah-tangga".
Pasal itulah yang membuat pengadilan akhirnya mengabulkan permintaan cerai Bambang Trihatmodjo karena menganggap telah terjadi pertengkaran dengan Halimah. Pertengkaran itu dianggap tidak akan bisa membuat keduanya rukun kembali.
Padahal kenyataannya, Halimah dengan mati-matian berusaha mempertahankan pernikahannya. Sementara Bambang sepertinya tidak bergeming. Bahkan saat melayangkan gugatan cerai, ia sudah tinggal bersama Mayang.
Halimah yang tidak pernah menyetujui perkawinan antara Bambang dan Mayang, akhirnya harus menelan pil pahit. Pengadilan memutuskan perceraiannya dengan pria yang telah memberinya dua anak itu pada awal 2011 lalu.
Kini Halimah, diwakili kuasa hukumnya Chairunnisa Jafizham mendatangi Mahkamah Konstitusi untuk membahas UU Perkawinan tersebut. Ia merasa dirugikan begitu juga dengan wanita-wanita lainnya.
"Di situ mengatakan suami itu dapat melakukan perceraian apabila terjadi pertengkaran terus menerus. Itu menjadi dasar jadi inilah yang masalah. Seharusnya dianalisa kenapa terjadinya pertengkaran," ujar Chairunnisa ditemui di kantor MK, Rabu (27/7/2011).
Pembahasan pihak Halimah dan MK tidak menyinggung masalah pribadi. Ia hanya tidak ingin ada perempuan lain yang harus dirugikan karena pasal tersebut.
"Kita mohon dihapus agar tidak jadi pasal krusial, karena jika dihapus bisa banyak membantu wanita Indonesia," jelasnya.
(hkm/eny)
"Aduh, maaf saya lebih senang berbicara tentang aku," tepis Mayang saat ditemui di pembukaan salon milik Diah Permatasari di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2011).
Seperti dikutip dari detikhot, sebelumnya Mayang mau membuka mulutnya dan berbagi cerita soal kehidupannya sekarang. Wanita yang kini telah resmi menjadi istri Bambang Tri itu berkisah soal dirinya yak tak suka ke salon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal gugatan Halimah, wanita cantik itu menuntut UU No.1/1974 yang disebut juga UU Perkawinan. Dalam Pasal 39 ayat (2) huruf f, undang-undang tersebut, secara lengkap berbunyi, "Antara suami dan isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah-tangga".
Pasal itulah yang membuat pengadilan akhirnya mengabulkan permintaan cerai Bambang Trihatmodjo karena menganggap telah terjadi pertengkaran dengan Halimah. Pertengkaran itu dianggap tidak akan bisa membuat keduanya rukun kembali.
Padahal kenyataannya, Halimah dengan mati-matian berusaha mempertahankan pernikahannya. Sementara Bambang sepertinya tidak bergeming. Bahkan saat melayangkan gugatan cerai, ia sudah tinggal bersama Mayang.
Halimah yang tidak pernah menyetujui perkawinan antara Bambang dan Mayang, akhirnya harus menelan pil pahit. Pengadilan memutuskan perceraiannya dengan pria yang telah memberinya dua anak itu pada awal 2011 lalu.
Kini Halimah, diwakili kuasa hukumnya Chairunnisa Jafizham mendatangi Mahkamah Konstitusi untuk membahas UU Perkawinan tersebut. Ia merasa dirugikan begitu juga dengan wanita-wanita lainnya.
"Di situ mengatakan suami itu dapat melakukan perceraian apabila terjadi pertengkaran terus menerus. Itu menjadi dasar jadi inilah yang masalah. Seharusnya dianalisa kenapa terjadinya pertengkaran," ujar Chairunnisa ditemui di kantor MK, Rabu (27/7/2011).
Pembahasan pihak Halimah dan MK tidak menyinggung masalah pribadi. Ia hanya tidak ingin ada perempuan lain yang harus dirugikan karena pasal tersebut.
"Kita mohon dihapus agar tidak jadi pasal krusial, karena jika dihapus bisa banyak membantu wanita Indonesia," jelasnya.
(hkm/eny)
Pakaian Pria
Minimalis Tapi Berkelas, Menyambut Ramadan dengan CUTOFF Ammar Collarless Shirt Kemeja Koko Cotton yang Bikin Hari Raya Makin Berarti!
Hobi dan Mainan
Ngabuburit Makin Seru Bareng Keluarga dengan KINGLUCKY K88 Speaker Karaoke 2MIC 1set Bluetooth yang Praktis & Suaranya Mantap!
Pakaian Pria
Outfit Pria Simple Tapi Tetap Keren untuk Bukber, Kombinasi Oversized Tee & Celana Chinos Pendek yang Bikin Kamu Stand Out!
Kesehatan
Rahasia Kulit Cerah Saat Lebaran, Rekomendasi Body Scrub Ini Harus Kamu Pakai dari Sekarang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tragedi Influencer Tewas Bunuh Diri, Seminggu Kemudian Kekasihnya Menyusul
Beda Gaya Berkaftan Ashanty, KD & Geni Faruk, 3 Nenek di Ultah Ameena
Jay B GOT7 Digosipkan Pacaran dengan Influencer, Terciduk Pakai Couple Item
Keajaiban, Aktris 49 Tahun Melahirkan Anak Pertama Usai 10 Tahun Suami Wafat
Sinopsis The Invincible Dragon di Bioskop Trans TV Hari Ini
Most Popular
1
Potret Zalina Putri Raisa-Hamish Ultah ke-7, Wajahnya Mulai Terungkap
2
Tragedi Influencer Tewas Bunuh Diri, Seminggu Kemudian Kekasihnya Menyusul
3
Ramalan Zodiak 24 Februari: Cancer Kurang Motivasi, Leo Terpancing Emosi
4
Viral Verificator
Nikah di KUA Demi DP Rumah, Viral Pasangan Ini Bulan Madu Motoran ke Puncak
5
Ramalan Zodiak 24 Februari: Libra Jaga Perasaannya, Scorpio Terima Kenyataan
MOST COMMENTED











































