Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Anggun Merilis Album 'Echoes'

wolipop
Senin, 30 Mei 2011 07:51 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Detikhot
Jakarta - Penyanyi Anggun Cipta Sasmi kembali ke Tanah Air untuk merilis album kelimanya yang bertajuk 'Echoes'. Di albumnya kali ini Anggun ingin lebih bergema.

Kepada detikhot, Anggun bercerita tentang detail album barunya. Ditemui di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (29/5/2011) Anggun tampak segar mengenakan tube dress berwarna krem.

Sebenarnya apa arti dari 'Echoes'?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Echoes, artinya gema tentang kehidupan. Karena kalau diliat dari liriknya nggak melulu cinta. Di sini lebih lebar, tentang angle hidup. Bikin orang yang seharusnya bahagia, kenapa kok nggak bahagia, itu kenapa.

Bisa cerita sedikit soal lagu-lagu di album tersebut?

Ada judul 'Buy Me A Happyness' yang menceritakan tentang orang yang kaya, tapi ternyata dia sadar kalau kebahagiaan itu nggak bisa dibeli. Ada yang judulnya 'Cold War'. Banyak kata-kata yang bilang kalau misalkan kita lagi bimbang, kita harus listen to your self. Tentang kebimbangan, tentang mengenali diri sendiri.

Mengapa kini lagu Anggun lebih banyak soal kemanusiaan?

Ya mungkin aku udah 37 tahun ya. Segala sesuatunya nggak harus tentang diri sendiri ya. Itupun sadarnya saat anakku lahir. Tadinya emang banyak yang dibilang, nanti kalau kita udah punya anak, pasti hidup akan lebih berbeda. Klise memang, tapi yang tadinya teori, tapi jadi beneran. Yang segala sesuatu awalnya, pusatnya di diri, setelah anak lahir jadi ke dia.

Apakah kini Anggun lebih cenderung idealis ketimbang memikirkan keuntungan?

Aku menulis lagu karena memang kerjaanku. Namun sekarang merasa lebih bebas dalam berkarya. Aku nggak punya bos, nggak ada label. Kayak dulu kan sempat berantemnya, naik pitam. Nah karena aku nggak mau seperti itu lagi ya aku produseri sendiri. Jadi showbiz itu kan ada dua kata. Show dan bisnis. Aku di sini berperan dalam show atau artistiknya, dan banyak orang seperti label Sony, atau Warner atau yang lain yang bergerak dalam bisnisnya. Kalau misalkan mau nanya profit ya ke mereka aja. Jadi antara segi profit sama nulis lagu itu nggak ada hubungannya.

Apakah dalam bermusik Anggun mengikuti tren?

Aku nggak begitu ngikutin ke tren musik ya. Album keempat malah lebih hip-hop. Ada unsur klab-klabnya juga. Buat aku, yang album sekarang lebih lux. Kalau biasanya satu hari itu bisa bikin 3-4 lagu, di album ini karena melibatkan beberapa musisi, jadi 1 lagu malah bisa 3-4 hari. Apalagi kalau ditambah dengan unsur orkestra, itu bisa seminggu. Lebih mahal dan lebih lama.

Anggun pun merasa lebih ningrat dalam menggarap album ini karena ia benar-benar bebas melakukan yang ia mau.

(yla/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads