Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kenapa Miss. V Jadi Gatal & Keputihan Setelah Shaving?

wolipop
Selasa, 27 Mar 2012 11:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Saya dan suami saya tinggal di kota yang berbeda, namun tiap bulannya dua-tiga kali bertemu. Setiap ingin bertemu saya selalu mencukur habis bulu rambut di bagian kemaluan saya karena kami suka foreplay yang panjang sebelumnya dan pasti lebih bersih terlihatnya. Yang terakhir inipun begitu.

Pertanyaan saya, kali ini mengapa kemaluan saya agak terasa gatal setelah mencukur? Apa pengaruh rambut yang tumbuh? Namun walaupun saya biarkan tumbuh tetap gatal dan akhir-akhir ini saya seperti agak keputihan. Apa lebih baik diwaxing seperti saran dari teman saya? Manakah yang lebih baik dok dicukur dengan alat cukur atau di waxing? Apakah pria lebih suka dengan kemaluan yang tak berbulu sama sekali atau tidak? Karena hal ini saya agak ragu untuk berhubungan dengan pasangan saya dok. Adakah obat penghilang gatal itu? Apa yang seharusnya saya lakukan? Terima kasih.

Giska, 24 Tahun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawab:

Rambut kemaluan diciptakan bukan tanpa fungsi, rambut ini selain sebagai tanda maturitas organ-organ seksual, maka rambut ini berfungsi sebagai pelindung daerah kemaluan yang sangat sensitif dari infeksi dan iritasi, mengurangi gesekan langsung ke kulit selama terjadinya hubungan seksual, serta tempat berkumpulnya feromon yaitu hormon yang dapat memancing libido pasangan.

Ada beberapa orang yang selalu mencukur habis rambut kemaluannya dengan alasan kebiasaan, penampilan yang lebih menarik, rasa yang tidak nyaman dengan adanya rambut, untuk memfasilitasi seks oral ataupun untuk alasan fashion (misalnya agar tidak terlihat saat menggunakan pakaian renang). Namun sebenarnya mencukur rambut kemaluan bukan tanpa risiko, tanpa adanya rambut di kemaluan, maka kulit luar kemaluan yang lebih sensitif karena lebih tipis cenderung lebih mudah teriritasi dengan pakaian dalam yang digunakan.

Iritasi dapat menyebabkan kemerahan dan rasa gatal di daerah kemaluan. Selain itu arah mencukur yang salah (dari arah bawah ke atas) menyebabkan rambut akan tumbuh ke arah yang salah dan menyebabkan adanya papul-papul kecil kemerahan seperti jerawat yang juga menimbulkan rasa gatal.

Selera pria tentang rambut kemaluan ini sangat bervariasi, ada yang menyukai rambut ini dicukur habis, ada yang suka bila dirapikan namun ada juga yang memilih rambut ini dibiarkan tumbuh alami. Sebaiknya tanyakan pada pasangan anda mana yang lebih disukai.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads